MENU TUTUP

KTU Puskesmas Air Tiris Diduga Manipulasi SPPD

Kamis, 22 Februari 2024 | 17:53:41 WIB
KTU Puskesmas Air Tiris Diduga Manipulasi SPPD

Kampar-- (Kamis, 22 Februari 2024), Korupsi adalah musuh bersama yang seharusnya penanganannya dilakukan secara optimal oleh Aparat Penegak Hukum yang ada di Indonesia
Prilaku Koruptif acap kali masih kita temukan bebas berkeliaran diantara pemangku- pemangku kepentingan dalam suatu instansi pemerintah, namun sering kali hal ini terabaikan seolah olah hal ini kita benarkan sehingga kita biarkan.

Tak ubahnya seperti dugaan korupsi yang melibatkan oknum berinisial Mur yang merupakan Kepala TU Puskesmas Air Tiris Kec. Kampa Kabupaten Kampar yang menurut Informasinya terindikasi melakukan upaya manipulasi terhadap laporan SPPD dana JKN 2023.

Tindakan manipulasi yang dilakukan Mur ini berlangsung selama hampir 7 bulan tepatnya sejak Mei hingga Desember 2023.

Manipulasi dan Pemalsuan SPPD merupakan prilaku yang tidak bertanggung jawab sehingga hal ini dapat mencoreng nama baik Instansi terkait.

 Untuk itu hal ini sudah sepatutnya  mendapat perhatian serius dari Dinas Kesehatan Kab Kampar mengingat Bahwa Puskesmas Air Tiris merupakan Salah Satu Unit kerja dari satuan Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar yang merupakan salah satu Dinas yang program kerjanya  bersentuhan langsung dengan kehidupan Masyarakat

Saat Tim mendapatkan Informasi ini, Tim Media telah berusaha  Melakukan konfirmasi kepada Mur, namun sampai saat ini belum mendapatkan balasan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar sudah seharusnya bertindak tegas dalam meminta Pertanggung Jawaban dari oknum karna ada duit rakyat yang di pergunakan secara tidak benar dan tidak bertanggung jawab.

Tindakan Tegas saat Ini sangat perlu dilakukan agar rentetan kasus buruk dan memalukan yang menimpa Instansi Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar Tidak kembali Terjadi Demi Terciptanya Kabupaten Kampar yang bermarwah dan bermartabat  dalam mendukung slogan Kampar sebagai serambi mekkahnya Riau.

SPPD Fiktif KTU Puskesmas Air Tiris, Rentetan Baru Kasus Korupsi  di Dinas Kesehatan Kampar

Setelah dahulu sempat viral di medsos karna Kadiskes Tertangkap OTT kali ini Dinas Kesehatan Kampar  kembali jadi Perhatian, hal ini disebabkan oleh bèrtebaran Isu Bahwa Salah Satu Oknum di Puskesmas Air Tiris Diduga dengan Sengaja berikan Laporan Fiktif  tentang Penggunaan Dana JKN 2023.

Mur yang merupakan KTU Puskesmas Air Tiris yang tidak menyelesaikan Laporan Sppd Dana  JKN 2023 selama lebih Kurang 6 bulan mulai Juni- Desember 2023 padahal itu merupakan Tanggung Jawabnya karna sudah seharusnya setiap Duit Negara yang di habiskan di laporkan secara tepat dan benar.

Hal ini patut membuat publik curiga karna di balik alasan kenapa oknum tidak mengirimkan Laporan  tentu ada sesuatu yang disimpan yang terindikasi prilaku Koruptif yang Dapat membuat Dinas Kesehatan  Kembali Tercoreng

Prilaku tidak terpuji dari Mur ini patut mendapat perhatian dan tindakan tegas dari Kadiskes Kampar Saat ini Untuk menunjukkan integritasnya dalam memberantas Prilaku Korup di Dinas Kesehatan demi terciptanya Kabupaten Kampar yang bermarwah dan bermartabat sekaligus menjaga slogan Kampar Sebagai Serambi mekkahnya Riau. (rls/ami)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat