MENU TUTUP

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:27:40 WIB
SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

Pelalawan— Penyaluran BBM subsidi jenis Bio Solar di SPBU 14.284.633 Kerinci, Kabupaten Pelalawan, menjadi sorotan setelah muncul pertanyaan dari masyarakat terkait kesesuaian distribusi bahan bakar bersubsidi tersebut dengan aturan yang berlaku.

Sejumlah warga meminta adanya transparansi dan pengawasan yang lebih ketat terhadap mekanisme penyaluran Bio Solar, mengingat BBM subsidi merupakan program pemerintah yang diperuntukkan bagi kelompok masyarakat dan sektor usaha tertentu yang telah memenuhi persyaratan.

Sebagaimana diketahui, pemerintah telah menetapkan kriteria penerima BBM subsidi melalui berbagai regulasi. Bio Solar hanya dapat digunakan oleh kendaraan dan sektor tertentu, seperti angkutan umum, kendaraan angkutan barang sesuai klasifikasi yang ditetapkan, sektor usaha tertentu, serta kendaraan yang telah terdaftar dalam program Subsidi Tepat.

Di sisi lain, kendaraan dinas pemerintah tidak termasuk kategori penerima BBM subsidi. Penggunaan BBM subsidi juga dibatasi berdasarkan jenis kendaraan dan kuota yang telah ditentukan.

Munculnya perhatian publik terhadap aktivitas pengisian BBM di SPBU Kerinci mendorong sejumlah pihak meminta dilakukan pengecekan terhadap data transaksi penjualan, rekaman CCTV, identitas kendaraan yang melakukan pengisian, hingga validasi penggunaan QR Code Subsidi Tepat apabila diperlukan.

“Jika subsidi memang diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak, maka proses distribusinya harus transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Pengawasan perlu dilakukan agar tujuan program subsidi benar-benar tercapai,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Menurut warga, pengawasan distribusi BBM subsidi tidak hanya berkaitan dengan aspek administrasi, tetapi juga menyangkut penggunaan anggaran negara yang dialokasikan untuk membantu masyarakat melalui subsidi energi.

Karena itu, masyarakat berharap apabila terdapat dugaan ketidaksesuaian dalam penyaluran BBM subsidi, pihak pengelola SPBU maupun instansi terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka guna menghindari munculnya spekulasi di tengah masyarakat.

Hingga kini, publik masih menunggu adanya klarifikasi resmi maupun langkah pengawasan lebih lanjut dari pihak berwenang terkait distribusi Bio Solar subsidi di SPBU Kerinci. Masyarakat berharap program subsidi energi tetap tepat sasaran dan benar-benar dinikmati oleh pihak yang berhak menerimanya. (lelek)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan