MENU TUTUP

Dikomplain Gaji Guru Honorer Rp 300 Ribu, Nadiem: Mohon Sabar

Selasa, 17 Desember 2019 | 14:30:52 WIB
Dikomplain Gaji Guru Honorer Rp 300 Ribu, Nadiem: Mohon Sabar

 GENTAONLINE.COM - Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim merespon gaji guru honorer yang selama ini dikeluhkan karena dianggap kecil. Bahkan ada yang cuma digaji Rp 300 ribu. Nadiem merespons hal tersebut saat menghadiri Musyawarah Nasional ke-5 Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia di Jakarta, Sabtu (14/12/2019).


Selasa (17/12/2019), dalam sesi tanya jawab, salah satu peserta menanyakan gaji guru honorer. Peserta itu mengeluhkan gaji guru honorer yang sangat kecil, yakni Rp 300 ribu per tiga bulan. "Bagaimana kita menuntut mereka memberikan yang terbaik buat murid? Kesejahteraan guru harus diperhatikan," tanya salah seorang peserta dalam sebuah video resmi yang diunggah Kemendikbud seperti dikutip pada Senin (16/12/2019).


Pada kesempatan itu, Nadiem menjelaskan bahwa kewenangan tersebut ada di pemerintah daerah. Sementara pemerintah pusat bertugas merumuskan bersama beberapa kementerian. "Jadi mohon kesabaran," kata Nadiem menjawab pertanyaan tersebut.Mantan Bos Gojek itu tak menampik guru-guru di Indonesia tidak bisa merdeka tanpa kesejahteraan. Namun ada kompleksitas karena status sang guru diangkat oleh kepala sekolah.


"Sekolah punya Pemda dan ada dua jenjang, pemerintah daerah yang mengangkat PNS guru di daerah dan guru honorer diangkat sekolah. Bayangkan ribetnya," jelas Nadiem. Belum lagi, dia mengatakan SMA dan SMK milik pemerintah provinsi. Sementara kewenangan pengelolaan SD dan SMP ada di pemerintah kabupaten/kota.


Oleh karenanya, itu menimbulkan kerumitan dalam hal siapa yang harus membayar guru honorer. Nadiem menilai masalah tersebut harus dirumuskan dengan kerja sama Pemda, pemerintah pusat, dan kementerian. Nadiem menegaskan ini bukan persoalan yang sederhana. "Itu jadi salah satu prioritas utama saya. Saya tidak bisa melakukan sesuatu saya harus mengumpulkan berbagai macam instansi. Mohon kesabaran," tambahnya. (dtk)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar