MENU TUTUP

Kemendikbud Alokasikan Rp4,1 Triliun, KIP Kuliah Dibagi 3 Skema

Selasa, 04 Agustus 2020 | 10:28:03 WIB
Kemendikbud Alokasikan Rp4,1 Triliun, KIP Kuliah Dibagi 3 Skema

GENTAONLINE.COM - Pemerintah memperluas akses untuk semua masyarakat bisa menempuh pendidikan tinggi melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Ada 3 skema bantuan yang digelontorkan melalui KIP Kuliah ini.

Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nizam mengatakan, saat ini pemerintah melalui Kemendikbud mengalokasikan Rp4,1 triliun dari APBN Tahun 2020 untuk KIP Kuliah (KIP-K) dengan berbagai skema.

Nizam menjelaskan, skema pertama sebesar Rp1 triliun dialokasikan untuk bantuan UKT/uang kuliah mahasiswa. "Skema ini ditargetkan menyasar 419.000 mahasiswa dengan perluasan penerima manfaat tidak hanya mahasiswa PTN namun juga menyasar mahasiswa PTS,” katanya melalui siaran pers, Selasa (4/8). 

Skema kedua, ujar guru besar UGM ini, sebesar Ro1,3 triliun dialokasikan untuk beasiswa KIP-K Tahun 2020 reguler mahasiswa baru semester I tahun 2020. Skema dua ini, ujarnya, ditargetkan menyasar 200.000 mahasiswa. 
Sedangkan skema KIP-K yang terakhir adalah bantuan senilai Rp1,8 triliun dialokasikan untuk beasiswa Bidikmisi on going dan afirmasi perguruan tinggi. "Skema tiga ini menyasar 267.000 mahasiswa," ujar mantan Kapuspendik Kemendikbud ini.


Selain itu, Nizam mendorong dan mengajak masyarakat untuk saling peduli, bergotong royong untuk memastikan tidak ada mahasiswa yang tidak bisa melanjutkan kuliahnya karena ketiadaan biaya. Nizam berharap dengan adanya program KIP Kuliah, mahasiswa dapat melanjutkan perkuliahan dan tidak ada mahasiswa yang putus kuliah karena ketiadaan biaya kuliah.

 

Diketahui, KIP-K adalah kelanjutan dari KIP yang memberikan akses kepada anak-anak untuk bisa melanjutkan pendidikan sampai perguruan tinggi. KIP-K berlaku untuk jalur seleksi masuk perguruan tinggi baik di perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta. (sindo)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

2

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

3

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

4

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

5

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

6

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

7

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

8

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak

9

Walikota Pekanbaru H. Agung Nugroho Menyerahkan Bantuan Motor Kepada Ayah Disabilitas Karena Motornya Dicuri Saat Parkiran