MENU TUTUP

Realisasi Pajak Daerah di Riau Tak Capai Target, ini Sebabnya

Kamis, 02 Januari 2020 | 06:34:48 WIB
Realisasi Pajak Daerah di Riau Tak Capai Target, ini Sebabnya Ilustrasi

GENTAONLINE.COM-Meski dua sektor pajak di Provinsi Riau melampaui target, yakni Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Pajak Air Permukaan (PAP), namun secara keseluruhan pajak daerah Provinsi Riau tahun 2019 belum mencapai target.

Dimana terhitung sampai 31 Desember 2019, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau mencatat realisasi pajak daerah Riau tahun 2019 sebesar Rp2,98 triliun dari target Rp3,12 triliun, atau hanya 95,6 persen. Hal itu dikarenakan sebagian pajak progresnya tidak tercapai. 

"Seperti Pajak Rokok, seharusnya yang ditransfer ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) sebesar Rp 312,88 miliar atau 81,88 persen dari perkiraan target di APBD 2019 sebesar Rp 382,06 miliar," beber Kepala Bapenda provinsi Riau Indra Putrayana, Rabu (1/1).

Ia menerangkan, tidak tercapainya target pajak rokok disebabkan adanya potongan langsung oleh Pemerintah Pusat untuk dukungan program Jamkes kurang dari 37,5 persen dari bagi hasil yang diterima kabupaten/kota.

Selain pajak rokok, capaian realisasi Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) juga tidak capai target. Dari target Rp794,21 miliar realisasinya hanya sebesar Rp 713,22 miliar atau 89,8 persen. "Tidak tercapainya target PBBKB itu karena dipengaruhi oleh konsumsi BBM di wilayah Provinsi Riau yang masih didominasi BBM subsidi premium dan solar, dengan tarif pajak lebih rendah dari BBM umum atau non subsidi," ungkap Indra.

Selanjutnya, sektor pajak daerah yang tidak tercapai targetnya Pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (PBBNKB). Capaian realisasi hanya mencapai Rp802,20 miliar atau 93,7 persen dari target Rp 855,43 miliar. "BBNKB tidak capai target karena dipengaruhi oleh penjualan kendaraan bermotor di Riau tahun 2019 menurun sampai 11 persen," sebut Indra.

Sedangkan untuk PKB, tambah Indra, untuk realisasinya malah melampaui target. Dari target Rp1,06 triliun realisasinya mencapai Rp1,12 triliun atau 106,11 persen.

"Untuk PAP sama dengan PKB melampui target yang kita targetkan. Dari target Rp30,43 miliar, realisasinya mencapai Rp30,70 miliar atau 100,72 persen," tutupnya. (Genta/ck)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat