MENU TUTUP

Pemprov Riau Akan Fasilitasi Kepulangan Mahasiswa Dari Pekanbaru ke Kampung Halaman

Senin, 11 Mei 2020 | 10:11:01 WIB
Pemprov Riau Akan Fasilitasi Kepulangan Mahasiswa Dari Pekanbaru ke Kampung Halaman

GENTAONINE.COM - Pemerintah Provinsi Riau akan mengakomodir mahasiswa Riau yang masih berada di Pekanbaru untuk dipulangkan ke daerah-daerah masing-masing.

"Bila perlu kita persiapkan transportasinya," kata Plt Karo Kesra Pemprov Riau, Sofwan Muhajir usai penyerahan sembako di Gedung Daerah, Ahaf (10/05/2020).

Sofwan juga menuturkan, pihak Pemprov Riau telah memanggil koordinator dari masing-masing perwakilan mahasiswa Riau yang ada di Pekanbaru.

Perwakilan tersebut diinstruksikan untuk mendata anggotanya yang masih di Pekanbaru, kemudian melaporkan kembali ke Pemprov Riau. 

"Kita suruh mendata, data yang valid ya. Jangan sampai nanti yang sudah pulang kampung terdata lagi di Pekanbaru," tuturnya. 

Terangnya, bagi mahasiswa yang masih menetap di Pekanbaru, pihaknya juga telah menyalurkan bantuan sembako. Dengan harapan dapat dimanfaatkan mahasiswa menjelang pulang ke daerah masing-masing. 

"Yang masih tinggal kita berikan bantuan sembako," ujar Sofwan Muhajir.(r24)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat