MENU TUTUP

Wakapolri Akan Jalani Prosesi Tepuk Tepung Tawar di LAM Riau

Sabtu, 11 Januari 2020 | 09:33:53 WIB
Wakapolri Akan  Jalani Prosesi Tepuk Tepung Tawar di LAM Riau

GENTAONLINE.COM - Pasca dilantik sebagai Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol Gatot Eddy Pramono akhirnya pulang kampung ke Pekanbaru, Riau, Jumat (10/1/2020).

Di Pekanbaru, Gatot melakukan ziarah ke makam orangtuanya, serta mengikuti beberapa acara dengan keluarga dan juga teman-temannya.

Setelah itu, Sabtu (11/1/2020), Gatot dijadwalkan akan menjalani rangkaian prosesi Tepuk Tepung Tawar di Balai Adat Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Riau.

Jenderal bintang tiga kelahiran 28 Juni 1965, di Solok, Sumatera Barat ini, diketahui menghabiskan masa kecil dan bersekolah SD, SMP dan SMA di Kota Pekanbaru.

Ayahnya juga merupakan seorang anggota polisi dan sejak berumur 6 tahun, dia tinggal di Kota Bertuah. Sebelumnya menjadi Wakapolrri, Gatot Eddy Pramono menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya. Ia menggantikan Komjen Ari Dono Sukmanto yang pensiun pada Desember 2019 ini.

Gatot Eddy Pramono merupakan lulusan Akpol 1988 ini berpengalaman dalam bidang reserse. Ia lulus Akabri A (1988), PTIK (1996), Sespim (2002), SESPIMTI (2012).

Gatot dalam perjalanan karirnya memulai sebagai Wakil Kepala Kepolisian Sektor Selektif Wlingi Resor Blitar (1988), Kepala Kepolisian Sektor Srengat Resor Blitar (1988), Komandan Peleton Taruna Akabri Semarang (1991), Perwira Administrasi Operasi Pusat Komando Pusat Komando dan Pengendalian Kepolisian Daerah Metro Jaya (1991).

Perwira Menengah Kepolisian Daerah Metro Jaya (1992), Kepala Sub Unit Curi Direktorat Serse Kepolisian Daerah Metro Jaya (1993), Perwira Menengah pada Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (1994), Kepala Sekretariat Operasi Pusat Komando Pusat Komando dan Pengendalian Biro Operasi Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur (1996), Kepala Kepolisian Sektor Cempaka Putih Resor Metro Jakarta Pusat (1998), Perwira Bantuan Muda Tugas Khusus Perwira Bantuan IV/Staf Personil Polri (1999), Perwira Penghubung Protokol Kapolri (2001), Kepala Satuan I/Pidana Umum Direktorat Reserse Kriminal Kepolisian Daerah Jawa Timur (2002).

Serta pernah menjadi Kepala Kepolisian Resor Blitar (2005), Sekretaris Pribadi Kapolri (2006), Kepala Kepolisian Resor Metro Depok (2008), Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan (2009), Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jaya (2011), Analis Kebijakan Madya bidang Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Polri (2012), Analis Kebijakan Madya bidang Pengkajian Strategi Staf Operasi Polri (2012).

Kepala Bagian Dukungan Administrasi Operasional Biro Pembinaan Operasi Staf Operasi Polri (2013), Kepala Biro Kelembagaan Tata Laksana Staf Perencanaan dan Anggaran Polri (2014), Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (2016), Staf Ahli Sosial Ekonomi Kapolri (2017), Asisten Perencanaan dan Anggaran Kapolri (2018), Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya (2019), Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (2019). (tpc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat