MENU TUTUP

Fadli Zon Sebut Gerindra Berubah Sikap Soal Pansus Jiwasraya

Kamis, 06 Februari 2020 | 11:43:33 WIB
Fadli Zon Sebut Gerindra Berubah Sikap Soal Pansus Jiwasraya

GENTAONLINE.COM -- Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon menduga berubahnya sikap Fraksi Gerindra terkait wacana pembentukan panitia khusus kasus Jiwasraya lantaran telah menjadi bagian koalisi pemerintahan. "Awalnya kan Pansus. Mungkin ada permintaan karena kita kan bagian dari koalisi gitu, ada permintaan kalau tidak salah seperti itu, sehingga akhirnya sikap kita berubah. Enggak tahu permintaan dari siapa," kata Fadli Zon di Kompleks Parlemen RI, Senayan, Jakarta, Rabu (5/2).

 

Ia mengakui, awalnya Gerindra memang mengusulkan pembentukan Pansus saat kasus Jiwasraya menyeruak. Namun, Gerindra kemudian melunak dan menilai panja sudah cukup. Fadli menduga, melunaknya Gerindra ini lantaran telah menjadi bagian dari koalisi pemerintah. Secara personal, Fadli menilai penanganan kasus gagal bayar asuransi Jiwasraya sudah layak untuk dibuatkan pansus.

 

Wakil Ketua Umum Gerindra itu menilai, pansus bisa lebih efisien dalam mengungkap kasus tersebut. Pandangan Fadli Zon ini berbeda dengan langkah yang dipilih oleh fraksinya yang telah ikut dalam formasi panitia kerja (panja) di tiga Komisi DPR RI. "Secara fraksi kan Gerindra sudah ikut di dalam Panja. Walaupun saya secara pribadi berpendapat seharusnya kalau sudah lebih dari dua Panja itu, lebih efisien pakai Pansus, kenapa kok takut pakai Pansus?" kata Fadli. 

 

Fadli menilai, pansus juga merupakan salah satu 'alat' yang dapat dimaksimalkan dalam pengungkapan kasus gagal bayar polis asuransi Jiwasraya yang nilai kerugiannya mencapai 13,7 triliun itu. Sehingga, langkah yang dilakukan DPR lebih komprehensif di dalam melakukan investigasi, tidak sektoral, dan tidak sendiri-sendiri.

 

"Saya kira logikanya dan sewajarnya memang yang dibentuk itu adalah Pansus, ini pendapat saya pribadi. Meskipun secara fraksi, saya kira di Gerindra yang saya tahu lebih (memilih) kepada Panja itu," kata Fadli. Fadli juga menyoroti upaya Fraksi Demokrat dan PKS yang mengusulkan pembentukan pansus Jiwasraya. Meski Pansus sulit terbentuk dengan hanya dua fraksi pengusung, Fadli menilai argumen Demokrat dan PKS soal Pansus masuk akal. 

 

"Karena Pansus itu menurut saya akan lebih cepat, lebih efisien, lintas sektoral dan lintas komisi," ujar Kepala Badan Kerja Sama Antarparlemen (BKSAP) itu. (rep)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar