MENU TUTUP

Pengamat: Lebih Bijak Jika Moeldoko Dirikan Partai Baru

Selasa, 06 April 2021 | 10:34:56 WIB
Pengamat: Lebih Bijak Jika Moeldoko Dirikan Partai Baru

GENTAONLINE.COM - Pengamat komunikasi politik Universitas Andalas Najmuddin Rasul menyarankan Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko supaya mendirikan partai baru untuk menjadi kendaraan politik menuju Pilpres 2024. Menurutnya, langkah kubu Moeldoko melanjutkan kisruh Partai Demokrat sampai ke PTUN bukanlah langkah tepat. 

Najmuddin menilai, posisi Moeldoko yang masih kekeh mengklaim diri sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang sudah lemah karena penolakan pengesahan SK oleh Kementerian Hukum dan HAM. "Sebaiknya KSP Moeldoko mendirikan partai baru. Itu akan lebih bijak dan kesatria," ucapnya, Senin (5/4). 

Najmuddin melihat langkah kubu Moeldoko yang meneruskan kisruh Demokrat sampai ke PTUN bukanlah langkah yang tepat. Secara psikologis politik langkah ke PTUN hanya akan menambah beban politik mantan Panglima TNI tersebut. Terlebih bila nanti PTUN juga menolak gugatan mereka di persidangan.

"Publik juga akan semakin tidak percaya kepada Partai Demokrat versi KLB," ujar Najmuddin.

Najmuddin menilai Presiden Joko Widodo juga harus mengambil sikap terhadap penetrasi politik yang dilakukan Moeldoko. Karena status sebagai KSP mengidentikkan Moeldoko merupakan bagian dari pemerintahan Jokowi. Sehingga semakin jauh kekisruhan Demokrat yang digiring Moeldoko dan kawan-kawan akan mempertaruhkan kredibilitas pemerintahan Jokowi. 

"Moeldoko sebaiknya mundur saja dari KSP bila berkeinginan maju di 2024," kata Najmuddin menambahkan.(rep)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar