MENU TUTUP

DPRD Tunggu Hasil Audit Hotel Aryaduta Pekanbaru

Jumat, 06 Maret 2020 | 11:26:11 WIB
DPRD Tunggu Hasil Audit Hotel Aryaduta Pekanbaru

GENTAONLINE.COM - Wacana penutupan operasional hotel Aryaduta Pekanbaru sempat mencuat gara-gara ketidakjelasan kontrak antara Pemprov Riau dengan Lippo Karawaci.

Lalu bagaimana kelanjutannya? Ketua Komisi III DPRD Riau Husaimi Hamidi kepada CAKAPLAH.com mengatakan, saat ini Pemprov sedang menindaklanjuti rekomendasi DPRD Riau untuk mengaudit Aryaduta.

"Kita nunggu itu lah, kita minta audit semua dana operasionalnya. Pekan lalu Biro Hukum sudah lapor ke kita. Mereka sedang mencari akuntan untuk mengaudit itu," kata Husaimi Hamidi.

Politisi PPP ini menambahkan, untuk mengaudit Hotel Aryaduta perlu waktu. Sedikitnya 3 bulan masa kerja. "Mereka (Lippo Karawaci) dengan Pemprov Riau sudah sepakat untuk audit itu," cakapnya lagi.

Audit ini perlu dilakukan, karena secara kasat mata, kata Husaimi, dengan hotel yang terus berkembang, dan berada di tengah kota, tidak mungkin mengalami kerugian terus-menerus seperti yang disampaikan ke Pemprov Riau.(ckc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar