MENU TUTUP

Pemko Dumai Serahkan Rp2,3 M untuk TMMD

Selasa, 17 Maret 2020 | 10:52:32 WIB
Pemko Dumai Serahkan Rp2,3 M untuk TMMD

GENTAONLINE.COM - Berbagai cara dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Dumai untuk melakukan pembangunan terutama di wilayah pinggiran kota. Salah satunya menggandeng TNI Angkatan Darat dalam hal ini Kodim 0320/Dumai untuk melaksanakan proses pembangunan yang merata.

Melalui program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) yang memang digelar setiap tahunnya, Pemko Dumai menyerahkan anggaran sebesar Rp2,3 miliar untuk dikelola guna pembangunan daerah pinggiran. Rencananya anggaran tersebut akan digunakan untuk pembangunan delapan titik sasaran dan satu sasaran tambahan.

“Tujuh sasaran untuk pembangunan jalan dan satu sasaran base jalan ditambah lagi satu sasaran tambahan berupa pembangunan masjid bantuan dari pihak swasta,” ujar Sekretaris Kota (Sekko) Dumai Herdi Salioso di Aula Kodim 0320 Dumai saat pembukaan TMMD, Senin (16/3).

Ia mengatakan TMMD adalah salah satu wujud operasi bakti TNI terpadu antara lintas sektoral dengan kementerian, lembaga pemerintah non kementerian dan pemerintah daerah serta seluruh komponen bangsa guna meningkatkan pembangunan di daerah pinggiran.

“TMMD ini juga merupakan upaya TNI untuk berkontribusi melestarikan sejarah terutama nilai kemanggulan TNI dengan masyarakat dalam pembangunan pedesaan dan kelurahan,” tuturnya. Disebutkannya, semua sangat merasakan dengan kehadiran program TMMD ini bukan hanya menghadirkan bangunan fisik, tetapi jauh yang lebih penting yaitu membangun semangat gotong-royong dan meningkatkan kepedulian sosial di era revolusi 4.0 yang harus diikuti dan dipelajari.

“Saya berharap kepada seluruh personel agar mempergunakan kesempatan ini untuk bersemangat membantu masyarakat secara nyata,” terangnya. Sementara itu, Kepala Staf Komando Distri (Kasdim) Mayor (inf) Hasan Ibrahim menambahkan, dalam pembukaan TMMD ke 107 ini terkesan sederhana berbeda dengan tahun sebelumnya.

“Ini sesuai dengan instruksi pimpinan komando atas yang membatasi suatu kegiatan yang melebihi dari 30 orang, mengingat penyebaran Covid-19 sudah menyerang negara kita ini. Jadi, kegiatan ini kita lakukan sesederhana mungkin guna menghindari keramaian,” tutupnya.((rpc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Sungai Buluh Tak Kunjung Progres, LSM KPKN Pertanyakan SOP Kejati Riau

2

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

3

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

4

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

5

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

6

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

7

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

8

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

9

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak