MENU TUTUP

Gula Masih Mahal,Kemendag Lakukan Impor Hingga Relokasi Stok

Jumat, 24 April 2020 | 09:42:40 WIB
Gula Masih Mahal,Kemendag Lakukan Impor Hingga Relokasi Stok ilustrasi internet

GENTAONLINE.COM -- Harga beberapa kebutuhan bahan pokok masih tinggi, di antaranya gula yang masih sekitar Rp 18 ribuan per kilogram (kg). Maka, Kementerian Perdagangan (Kemendag) melakukan sejumlah langkah demi menjaga kestabilan harga tersebut.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Suhanto menyebutkan, berbagai langkah strategis sudah dilakukan supaya harga gula turun. "HET (Harga Eceran Tertinggi) gula Rp 12.500 per kg, Kemendag telah mengambil langkah sebagai berikut, menerbitkan impor gula kristal mentah yang diolah menjadi gula konsumsi," ujarnya dalam rapat virtual dengan Komisi VI DPR pada Kamis, (23/4).

Ia menjelaskan, relokasi stok gula mentah sebanyak 250 ribu ton diolah menjadi Gula Kristal Putih (GKP) yang akan dikonsumsi masyarakat. Kemudian, Kemendag juga menugaskan Perum Bulog mendistribusikan gula sebanyak 20 ribu ton dari pabrik gula.

"Lalu menugaskan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) dalam hal ini untuk impor GKP. Perum Bulog sebanyak 50 ribu ton, PT PPI 50 ribu ton, dan PT RNI 50 ribu ton," jelas Suhanto.

Kemendag, lanjutnya, berupaya pula melakukan rapat dengan produsen yang mendapat penugasan. "Mengingat harga relatif tinggi, penugasan sudah berjalan 10 hari. Berdasarkan evaluasi tersebut, 13 April kami panggil produsen yang telah ditugasi untuk pasok gula," tuturnya.

Kemendag, kata dia, membuat kesepakatan dengan para produsen. Tujuannya agar mereka menjual gula kepada distributor seharga paling tinggi Rp 11.200 per kg. Dengan begitu gula bisa dijual sesuai HET di tingkat eceran. "Itu harapan kami," ujar Suhanto. (rep)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat