MENU TUTUP

Rupiah Kembali Perkasa Rp14.075 per Dolar AS pada Akhir Pekan

Jumat, 05 Juni 2020 | 10:16:56 WIB
Rupiah Kembali Perkasa Rp14.075 per Dolar AS pada Akhir Pekan

GENTAONLINE.COM - Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.075 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Jumat (5/6) pagi. Posisi tersebut menguat 0,14 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya di level Rp14.095 per dolar AS. 

Penguatan juga terjadi pada mata uang lainnya di Asia. Tercatat, yen Jepang menguat sebesar 0,04 persen, ringgit Malaysia 0,14 persen, dolar Singapura 0,19 persen, dan won Korea Selatan 0,03 persen. Sementara, peso Filipina terkoreksi tipis 0,02 persen. 

Sedikit berbeda, mayoritas mata uang di negara maju justru melemah terhadap dolar AS. Tercatat, poundsterling Inggris minus 0,1 persen, dolar Kanada 0,07 persen, dan dolar Australia 0,01 persen. 

Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra menyatakan nilai tukar rupiah bakal bergerak kokoh pada akhir pekan ini. Kebijakan sejumlah negara yang melonggarkan lockdown di tengah pandemi membuat pasar berekspektasi bahwa ekonomi dunia akan segera pulih pasca dihantam pandemi virus corona. 

Selain itu, beberapa negara juga akan merilis stimulus baru untuk meminimalisir dampak penyebaran virus corona terhadap ekonomi. Sejumlah negara itu, misalnya AS, Jepang, dan Eropa. 

"AS masih dalam diskusi untuk menggelontorkan stimulus fiskal baru. Bank Sentral Eropa akan menyediakan dana lebih dari 1 miliar euro untuk program pembelian obligasi. Kemudian Bank Sentral Jepang berencana menambah bantuan ke sektor usaha kecil menengah," papar Ariston kepada CNNIndonesia.com, Jumat (5/6). 

Dari dalam negeri sendiri, Ariston menyatakan pergerakan rupiah juga dipengaruhi oleh kebijakan kenormalan baru alias new normal yang terus disebut-sebut oleh pemerintah di tengah pandemi virus corona. Hal ini direspons positif oleh investor karena akan menggerakkan kembali roda perekonomian di dalam negeri. 

"Rupiah berpotensi menguat menuju support di kisaran Rp14 ribu per dolar AS dengan potensi resistance di level Rp14.200 per dolar AS," pungkas Ariston.(cnn)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

2

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

3

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

4

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

5

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

6

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

7

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

8

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak

9

Walikota Pekanbaru H. Agung Nugroho Menyerahkan Bantuan Motor Kepada Ayah Disabilitas Karena Motornya Dicuri Saat Parkiran