MENU TUTUP

Kandidat Dipanggil DPP, Siapa yang Diusung Golkar di Pilkada Rohul?

Kamis, 11 Juni 2020 | 12:27:23 WIB
Kandidat Dipanggil DPP, Siapa yang Diusung Golkar di Pilkada Rohul?

GENTAONLINE.COM - Partai Golkar menjadi incaran kandidat yang bakal maju pada Pilkada Rohul mendatang. Beberapa kandidat secara terbuka mengaku optimis diusung partai beringin rindang itu pada Pilkada yang akan digelar 9 Desember 2020.

Meski demikian, ternyata sampai hari ini, Partai Golkar belum memutuskan siapa kandidat yang akan mereka usung pada helat Pilkada Rohul mendatang. 

Anggota Badan Saksi Nasional DPP Partai Golkar, Arfizal Anwar, mengatakan bahwa Golkar memiliki mekanisme sendiri dalam menentukan kandidat kepala daerah yang akan diusung sesuai Petunjuk Pelaksana (Juklak) Nomor 3 Tahun 2020 Partai Golkar. 

"Mekanisme ini masih berjalan dan semua masih berproses. Yang pasti, belum ada keputusan resmi terkait nama yang akan diusung Golkar untuk Pilkada Rohul," cakap Arfizal Anwar. 

Pria yang akrab disapa Pican itu menjelaskan, sesuai jadwal seleksi, pelaksanaan fit and proper test bakal calon akan dilaksanakan pada tanggal 25 Juli sampai 3 Agustus 2020. Setelah itu partai Golkar akan melakukan survei bakal calon yang akan dilaksanakan 4 sampai 17 Agustus. 

"Pada Tanggal 18-31 Agustus tim survei akan memaparkan hasil surveinya ke panitia seleksi. Dari hasil survei itu barulah pada tanggal 1 sampai 31 September akan diumumkan siapa yang akan diusung Partai Golkar pada Pilkada Rohul," jelasnya.

Meski demikian, Pican mengakui saat ini sudah ada 2 nama yang sudah dipanggil DPP. Mereka adalah Ir H Hafit Syukri dan H Hamulian. Namun belum ada keputusan.

"Kalau ada yang klaim sudah diusung Golkar itu biasa. Golkar ini kan partai besar, wajar kalau semua berharap dapat berlayar dengan Golkar," ujar Arfizal Anwar. 

Meski Demikian, Pican menegaskan dalam penentuan siapa calon yang diusung, partainya akan melaksanakan seleksi ketat dan hanya mengusung kandidat yang benar-benar berpotensi besar menang. Seleksi ketat ini merupakan langkah Partai Golkar memastikan target minimal kemenangan 60 Persen dari 270 daerah yang menggelar Pilkada, baik provinsi maupun kabupaten dan kota.(ckc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat