MENU TUTUP
Teken MoA dengan FEB Unri,

BP2 Riau Libatkan Mahasiswa untuk Monitoring Proyek

Sabtu, 25 Juli 2020 | 10:11:30 WIB
BP2 Riau Libatkan Mahasiswa untuk Monitoring Proyek

GENTAONLINE.COM - Dalam upaya melakukan monitoring dan evaluasi proyek infrastruktur berbasis masyarakat (IBM), Balai Prasarana dan Pemukiman (BP2) Wilayah Riau Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama atau memorandum of agreement (MoA) dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Riau (Unri).

Penandatanganan perjanjian tersebut berlangsung di aula Dekanat FEB Unri, Jumat (24/7/2020). Dengan kerjasama ini, mahasiswa di Kampus setempat berkesempatan mendampingi proyek-proyek yang ada di BP2 Wilayah Riau. Selain itu mahasiswa juga berkesempatan magang di BP2 Wilayah Riau.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau, Prof Dr Hj Sri Indarti, SE, MSi usai melakukan penandatanganan menyampaikan kerjasama ini mempunyai banyak sekali manfaat baik bagi mahasiswa maupun pihak BP2.

"Yang pertama kami ingin menyampaikan terimakasih kepada pihak BP2 Wilayah Riau karena sekarang ini mahasiswa kan dituntut untuk punya kompetensi di lapangan. Nah ini kesempatan bagi mereka untuk terjun langsung ke lapangan," ujar Sri Indarti.

Dikatakan, Unri sebagai Perguruan Tinggi mempunyai yang namanya Tri Dharma Perguruan Tinggi. Salah satunya adalah pengabdian kepada masyarakat.

Penandatanganan naskah kerjasama

"Nah kami menganggap bahwa dengan kerjasama ini bisa menjalankan salah satu dari tri dharma tersebut, yakni soal pengabdian. Apalagi mahasiswa kita setiap tahun KKN. Malah sekarang bukan hanya KKN saja, ada juga namanya program Balek Kampung. Kalau kita sinergikan dengan program PUPR inikan sebuah kekuatan yang dahsyat. Jadi kita sama-sama mengambil manfaat," ungkapnya.

"Manfaat bagi mahasiswa di lapangan tentunya banyak sekali. Apalagi kan dalam program BP2 tadi ada yang namanya pemberdayaan ekonomi. Tentunya ini berkaitan," sebutnya.

Dijelaskan, dengan adanya sinergi antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unri dengan BP2 Wilayah Riau ini akan mendukung program yang juga ada di perguruan tinggi dalam rangka meningkatkan ekonomi desa maupun bagi mahassiwa itu adalah pengalaman berharga.

"Karena kan mahasiswa tidak setiap saat bisa mendampingi proyek-proyek yang ada di pemerintah. Untuk itu kami menyampaikan ucapan terimakasih kepada PUPR yang telah menjembatani anak kami menjadi ahli atau kompeten di bidangnya," ungkapnya.


Monitoring dan Magang
Sementara itu, Kepala BP2 Wilayah Riau, Ichwanul Ihsan menjelaskan dengan adanya kerjasama ini, mahasiswa bisa membantu pihaknya dalam melakukan monitoring atau pelaporan nantinya.

"Jadi ketika monitoring, disamping kita punya Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) di lapangan, kami juga bisa meng-hire dari adek-adek mahasiswa di lapangan. Jadi memang semakin banyak yang membantu kita ya malah semakin bagus," ungkapnya.

 

Dikatakan, pihaknya juga membuka kesempatan untuk mahasiswa melakukan magang di BP2 Wilayah Riau. "Jadi kami punya kegiatan yang murni fisik dan teknis sekali. Misalnya seperti ada pekerjaan bangunan, perpipaan, air minum dan masih banyak lagi. Jadi kalau ada mahasiswa yang mau kami persilahkan saja. Kami sangat terbuka untuk itu," sebutnya.

 

Kepala Satuan Kerja (Satker) Pengembangan Sistem Penyehatan Lingkungan Permukiman (PSPLP) di bawah Balai Cipta Karya Kementerian PUPR Pusat, Yenni Mulyadi menambahkan karena mahasiswa ini berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis maka akan dilibatkan di bidang pemberdayaan.

 

"Seperti mengajak masyarakat untuk berpartisipasi di kegiatan program kita. Selain itu adek-adek mahasiswa Fakultas Ekonomi ini juga bisa dilibatkan di penyusunan pembukuan. Karena nantikan ada itu soal anggaran-anggaran yang kita kucurkan seperti BLT. Jadi mereka bisalah di bagian pembukuan," ungkapnya.

 

Dikatakan Yenni, hal ini juga sebagai pengenalan mahasiswa ke lapangan. Karena selama ini mereka kan sudah mendapatkan materi di kampusnya. "Jadi dengan terlibat di program kita, bisa langsung diaplikasikan atau dipraktikkan di lapangan," katanya usai memaparkan beberapa proyek di lingkup kerjanya. (hrc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat