MENU TUTUP

484 Ribu Penduduk Riau Miskin, Dewan Minta Gubri Syamsuar Serius Cari Solusi

Senin, 10 Agustus 2020 | 12:51:53 WIB
484 Ribu Penduduk Riau Miskin, Dewan Minta Gubri Syamsuar Serius Cari Solusi

GENTAONLINE.COM - Anggota DPRD Riau Kelmi Amri meminta Pemerintah Provinsi Riau serius dalam menekan angka kemiskinan di provinsi Riau yang jumlahnya masih sangat banyak. Politisi Demokrat ini menyebutkan, hampir 7% atau 484 ribu jiwa dari total jumlah penduduk Riau berdasarkan Data BPS 2019 masih miskin.

 

"Manusiawi bagi mereka punya harapan ke pemerinrah, dan kita berharap ada perbaikan taraf hidup dengan usaha-usaha produktif," kata Kelmi. Anggota komisi IV DPRD Riau ini menambahkan, angka kemiskinan tersebut saat ini semakin bertambah di tengah ekonomi sulit akibat pandemi Covid-19.

 

"Untuk itu, menghadapi situasi ini perlu upaya yang serius dan pemerintah provinsi harus bisa memetakan secara utuh akar dari persoalan ini dan menjabarkan solusi yang nyata," cakapnya. Ia berharap pemerintahan Syamsuar bisa menekan angka kemiskinan secara signifikan dengan menggunakan segala potensi kekuatan dengan melibatkan banyak kekuatan. "Ini harus jadi momentum di hari jadi Riau yang ke-63," ujarnya. (ckp)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat