MENU TUTUP

RS Madani Pekanbaru tambah 12 ruang isolasi COVID-19

Sabtu, 29 Agustus 2020 | 11:06:08 WIB
RS Madani Pekanbaru tambah 12 ruang isolasi COVID-19

GENTAONLINE.COM - Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani di Jalan Garuda Sakti Kecamatan Tampan Pekanbaru menambah 12 ruang isolasi khusus perawatan pasien COVID-19 dari jumlah sebelumnya hanya 24 ruang. "Sekarang total ruangan isolasi COVID-19 di RSD Madani sudah ada 36," kata Direktur Utama RSD Madani Pekanbaru dr Mulyadi di Pekanbaru, Sabtu.

Penambahan ruangan isolasi khusus COVID-19 digesa mendesak karena tiap hari peningkatan pasien terkonfirmasi positif meningkat terus hingga mencapai 40 per hari Kamis (27/8). Dia mengatakan jumlah ruangan isolasi yang sebelumnya ada 24 tidak cukup bahkan pernah mengalami penuh sehingga Pemko melakukan penambahan sesuai kemampuan keuangan daerah yakni 12 ruangan lagi.

"Penambahan ruangan dimaksud adalah kelengkapan fasilitasnya yang mendukung peralatan untuk perawatan pasien COVID-19," katanya. Dikatakan pria yang juga menjabat Juru Bicara Bidang Kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Pekanbaru itu, saat ini jumlah pasien terkonfirmasi yang dirawat di RSD Madani mencapai 16 pasien.

"Sekarang tinggal 16 yang kami rawat di RSD Madani sebelumnya ada 24 karena yang delapan sudah sembuh," katanya. Seiring dilakukan penambahan ruang isolasi, lanjut Mulyadi, RSD Madani juga membutuhkan adanya penambahan 11 orang tenaga kesehatan untuk merawat pasien COVID-19.

"Kebutuhan tenaga ini sudah kami ajukan kemarin sama Sekretaris Daerah semoga segera dipenuhi," katanya. Ia berharap masyarakat disiplin melakukan protokoler kesehatan karena ledakan kasus COVID-19 di Pekanbaru semakin tinggi, terbukti Kamis (27/8) jumlahnya mencapai 40 orang tang terkonfirmasi.

"Ini trenpenambahan tertinggi sejak awal kasus COVID-19 masuk ke Pekanbaru," kata dr Mulyadi. Perlu diketahui data yang berhasil dirangkum dari tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Pekanbaru pada Jumat (28/8) kasus konfirmasi positif bertambah 29 orang, enam orang dinyatakan pulang dan sembuh.

Dengan demikian total pasien positif hingga Jumat 28 Agustus 2020 di Pekanbaru ada 575 orang, dengan rincian 223 orang sembuh dan pulang, 78 orang masih dirawat di RS, 263 orang isolasi mandiri dan 8 orang meninggal dunia.(antr)

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar