MENU TUTUP

Abdul Bazar : Fikri Masih Menjadi Tokoh Penentu di Kampar

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 17:18:34 WIB
Abdul Bazar : Fikri Masih Menjadi Tokoh Penentu di Kampar Abdul Bazar, Deklarator Partai Umat (Partai Amin Rais)

Pekanbaru- Ketokohan Ahmad Fikri masih menjadi referensi politik, masih bayak yang meminta pertimbangan onga di Kampar. 

Demikian disampaikan tokoh muda Kampar yang juga deklarator Partai Umat, Abdul Bazar, kepada wartawan, sabtu (24/10). 

Menurut Abdul Bazar dirinya menilai bahwa Ahmad Fikri telah melahirkan banyak karya di Kampar, banyak juga membesarkan para politisi. 

"Banyak aktivis yang hari ini sudah jadi orang, itu juga atas binaan tangan dingin onga, tutur Bazar. 

Dalam waktu dekat juga akan ada beberapa momen potik di Kampar, " Kami melihat banyak orang yang mengunjungi fikri, itu artinya beliau masih mengakar dan di perhitungkan di kancah politik di Kampar " tambahnya. 

Semoga onga Fikri diberi kesahatan dan panjang umur, masih banyak karya beliau yang kita tunggu di Kampar. 

(Ujeng) 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar