MENU TUTUP

Golkar Siap Tampung Jika Rizieq Shihab Ingin Bergabung

Jumat, 13 November 2020 | 11:33:00 WIB
Golkar Siap Tampung Jika Rizieq Shihab Ingin Bergabung ilustrasi

GENTAONLINE.COM - Partai Golkar menyatakan siap menerima bila Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab ingin bergabung.

Ketua DPP Partai Golkar Zulfikar Arse menyatakan bahwa partainya terbuka bagi semua pihak yang ingin berjuang serta mengabdikan diri kepada negara.

"Golkar partai terbuka, siapapun yang ingin berjuang [serta] mengabdikan diri kepada bangsa, negara, dan masyarakat, ya ayo silakan saja," kata Zulfikar kepada Gentaonline.com, Jumat (13/11).

Zulfikar melanjutkan partainya juga membuka pintu bagi siapapun yang ingin bergabung serta menjadikan Golkar sebagai medan perjuangan.

"Kita ini punya doktrin karya kekaryaan, siapapun kalau benar-benar ingin menjadikan Golkar itu medan perjuangan, ya ayo," katanya.

Dia pun menegaskan Rizieq dan Golkar tidak memiliki perbedaan pandangan. Menurutnya, Golkar merupakan partai politik yang antikomunis, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, serta mendukung Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Apa yang berbeda dengan Golkar? Sama-sama antikomunis, sama- pancasilais, sama-sama NKRI, mana yang beda?" ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Partai Islam Ideologis (BPU-PPII) A. Cholil Ridwan mengaku bakal mengajak Rizieq serta ormas-ormas Islam lainnya untuk bergabung ke dalam Partai Masyumi.

Ia meyakini, dengan bergabungnya ormas-ormas Islam tersebut, kekuatan Masyumi akan tak terbendung.

"Kemudian PA 212 bergabung dengan Masyumi, Habib Rizieq mendukung Partai Masyumi ini, insyaallah tidak akan ada satu kekuatan partai politik yang bisa mengalahkan Partai Masyumi di masa yang akan datang," kata Cholil saat menyampaikan pidato dalam deklarasi Partai Masyumi yang disiarkan secara virtual, Sabtu (7/11).

Namun, PA 212 menegaskan Rizieq tak berminat bergabung dengan Partai Masyumi. Ketua Umum Slamet Maarif menyebut Rizieq akan mendukung setiap perjuangan menegakkan Islam. Namun, ia tidak akan bergabung dengan partai politik manapun.

"Tidak bakal tertarik beliau masuk partai. Saya jamin beliau akan menolak. Beliau hanya doakan dan dukung semua perjuangan untuk tegaknya Islam," kata Slamet kepada Gentaonline.com, Minggu (8/11).(cnn)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Sungai Buluh Tak Kunjung Progres, LSM KPKN Pertanyakan SOP Kejati Riau

2

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

3

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

4

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

5

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

6

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

7

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

8

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

9

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak