MENU TUTUP

Presiden: Penyuntikan Vaksin di Akhir Tahun atau Awal 2021

Rabu, 18 November 2020 | 10:18:44 WIB
Presiden: Penyuntikan Vaksin di Akhir Tahun atau Awal 2021 jokowi

GENTAONLINE.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuturkan bahwa penyuntikan vaksin virus corona (Covid-19) baru dapat dilakukan pada akhir tahun ini atau awal tahun depan. Target ini mundur dari prediksi semula vaksinasi pada Desember 2020.

 "Kita memperkirakan kita akan mulai vaksin di akhir tahun atau di awal tahun. Akhir tahun 2020 atau awal tahun 2021," kata Jokowi dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (18/11).

Jokowi sebelumnya mengatakan bahwa pemerintah mengusahakan vaksin tiba pada November hingga Desember. Setelah vaksin datang, ada sejumlah kaidah yang harus dipenuhi sebelum dilakukan vaksinasi.

"kemudian setelah vaksin sampai, masih ada tahapan lagi. Tidak bisa langsung disuntikkan tapi dicek di BPOM," terang Jokowi.

Hal ini perlu dilakukan lantaran Indonesia membutuhkan izin kewenangan untuk menyuntikkan vaksin. Sehingga masih ada waktu yang dibutuhkan setelah vaksin masuk ke Indonesia

"setelah mendapatkan izin dari BPOM baru vaksin disuntik," jelas dia.

Selanjutnya Jokowi menuturkan tahap-tahap prosedural ini dilakukan untuk memastikan keselamatan dan keamanan masyarakat. Ia berharap vaksin bisa secepatnya diberikan.

"Kaidah-kaidah ilmiah ini yang saya sudah sampaikan wajib diikuti. Kita ingin keselamatan keamanan masyarakat harus betul-betul diberikan di tempat yang paling tinggi," tutup dia.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito juga telah mengungkapkan soal vaksinasi yang baru bisa dilakukan pada Januari 2021.

Target vaksinasi itu mundur lantaran emergency use of authorization (EUA) atau izin yang dikeluarkan untuk kepentingan mendesak tak mungkin diberikan akhir tahun ini.

"Kami sudah sampaikan pada pemerintah, bapak presiden, dan bapak menteri kesehatan bahwa data tidak bisa didapatkan untuk minggu ketiga Desember 2020, sehingga tidak bisa diberikan EUA pada Desember minggu kedua atau ketiga 2020," ujar Penny dalam rapat dengan Komisi IX DPR, Selasa (17/11).(cnn)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat