MENU TUTUP

Ancaman Pangdam Jaya: Tangkap Pemasang Baliho Ilegal Rizieq

Selasa, 24 November 2020 | 11:48:35 WIB
Ancaman Pangdam Jaya: Tangkap Pemasang Baliho Ilegal Rizieq Pangdam Jaya TNI Mayjen Dudung Abdurachman

GENTAONLINE.COMPangdam Jaya TNI Mayjen Dudung Abdurachman menyatakan akan menangkap setiap orang yang memasang kembali baliho bergambar pimpinan Front Pembela Islam (FPIRizieq Shihab jika tidak sesuai aturan di Jakarta.

Dudung menegaskan penindakan tersebut akan dilakukan bukan hanya terhadap pemasang baliho ilegal Rizieq, namun spanduk-spanduk lain yang tak berizin.

readyviewed"Pasti, sudah pasti kami tangkap, nanti dengan Kapolda kami tangkap," kata Dudung di Markas Kodam Jaya, Jakarta, Senin (23/11)

Dia berkaca dari tindakan simpatisan FPI yang acap kali menaikkan kembali baliho Rizieq setelah diturunkan oleh Satpol PP. Hal itu membuat mereka jadi tidak taat hukum sehingga perlu ditindak tegas.

Menurutnya, tindakan pencopotan baliho yang tidak sesuai aturan tersebut sudah sering dilakukan oleh prajurit TNI. Khususnya, kata dia, dalam dua bulan terakhir. Setidaknya, sudah ada 900 baliho dan spanduk Rizieq yang ditertibkan oleh aparat gabungan sejak September 2020.

"Itu (penertiban spanduk) sudah dua bulan lalu dilakukan TNI, Polri dan Satpol PP. Awalnya yang turunkan Satpol PP, tapi Front Pembela Islam (FPI) minta dinaikkan lagi. readyviewed Mereka siapa? Kalau pemerintah itu jelas organisasinya. Kok bisa takut sama mereka?" kata Dudung.

Diketahui, baliho yang menampilkan gambar Rizieq Shihab tersebar di sejumlah titik di Jakarta dan sekitarnya. Baliho itu menampakkan foto wajah Rizieq dengan beragam kata-kata. Salah satunya adalah seruan melakukan revolusi akhlak.

Penurunan baliho oleh prajurit TNI pun ramai diperbincangkan sejak pekan lalu. Hal itu menuai kritik lantaran TNI dianggap menyalahi tupoksinya sebagai alat pertahanan negara.

Sementara, Kepala Penerangan Kodam Jaya Letkol Arh Herwin Budi Saputra menilai spanduk bergambar Rizieq mengandung makna provokasi. Ia merujuk pada spanduk Rizieq yang bertuliskan seruan kepada umat agar melakukan revolusi akhlak.

"Memangnya ada apa dengan Indonesia sampai ada revolusi akhlak. Isinya provokasi," katanya, Senin (23/11).(cnn)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar