MENU TUTUP

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Depan Ruko Pondok Jamu di Pekanbaru

Selasa, 24 November 2020 | 11:55:37 WIB
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Depan Ruko Pondok Jamu di Pekanbaru Penemuan mayat

GENTAONLINE.COM - Penemuan mayat kembali terjadi di Kota Pekanbaru. Kali ini di depan Ruko pondok jamu seduhan di sebelah pergudangan Angkasa I, Jalan SM Amin, Kelurahan Bina Widya, Kecamatan Tampan, ditemukan mayat tanpa identitas.

Penemuan mayat tersebut ditemukan oleh warga yang melintas di TKP saat hendak melaksanakan salat Subuh, Selasa (24/11/2020).

Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita mengatakan, saat ini mayat Mr X sudah dibawa ke RS Bhayangkara.

"Sudah dibawa ke RS Bhayangkara. Dari pemeriksaan awal tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban," ucap Ambarita.

Selain itu, berdasarkan keterangan dari saksi-saksi bahwa korban datang ke TKP menggunakan Bus PT. Sipirok Nauli.

"Sebelum meninggal dunia, saksi terlebih dahulu melihat korban sedang megap-megap atau kesulitan bernafas. Identitas korban masih belum diketahui," pungkasnya.(cakaplah)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar