MENU TUTUP

Benny Harman: Musuh Bersama Bukan Hanya Covid-19, Tapi Juga Pemimpin Yang Berubah Jadi Otoriter

Rabu, 16 Desember 2020 | 11:01:44 WIB
Benny Harman: Musuh Bersama Bukan Hanya Covid-19, Tapi Juga Pemimpin Yang Berubah Jadi Otoriter

GENTAONLINE.COM - Pandemi Covid-19 masih terus menghantui negeri ini. Sebab, belum ada kepastian kapan sebaran virus mematikan itu bisa segera hilang dari muka bumi. Namun demikian, politisi Partai Demokrat Benny K. Harman menilai bahwa corona bukan satu-satunya virus yang dihadapi sebuah bangsa.


“Musuh bersama kita bukan hanya Covid-19 yang tidak jelas kapan berakhir,” ujarnya dalam akun Twitter pribadi, Selasa (15/12). Menurutnya ada musuh yang lebih dahsyat dampaknya dari virus corona. Musuh tersebut adalah pemimpin yang mulai berubah wajah.


Mulanya, kata Benny, pemimpin terpilih secara demokratis oleh rakyat. Namun di tengah jalan wajahnya berubah dan menjadi seorang yang bertindak otoriter dan represif. Perilaku itu, sambung Benny, sangat berbahaya bagi tumbuh kembang kehidupan demokrasi di sebuah negeri.


“Musuh paling dahsyat lagi ialah pemimpin hasil pemilu demokratis yang tiba-tiba berubah wajah menjadi otoriter dan represif. Dialah monster, pembunuh demokrasi sesungguhnya. Ngerti? Rakyat monitor!” tutupnya. (rmol)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat