MENU TUTUP

Putera Daerah Rohil Wakili Riau di Lomba Pantun Tingkat Nasional  

Rabu, 23 Desember 2020 | 06:34:25 WIB
Putera Daerah Rohil Wakili Riau di Lomba Pantun Tingkat Nasional   Putera daerah asal Rokan Hilir (Rohil Riau ), Muhammad Sarbaini

ROKAN HILIR - Salah seorang putera daerah asal Rokan Hilir (Rohil) mewakili Riau di ajang lomba pantun tingkat nasional, Pantun Mutiara Budaya Indonesia Rumah Seni Asnur pada 26-27 Desember mendatang.

Adalah Muhammad Sarbaini yang akrab disapa Rahmat Pantun, putera daerah Rohil yang diundang ke Batam untuk mewakili Riau dalam lomba pantun tingkat nasional tersebut.

Ia yang juga Ketua Komunitas Tepak Sirih Dan Ketua Kelompok Informasi Masyarat (KIM) Kepenghuluan Batuhampar Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan Kabupaten Rokan Hilir ini dikenal karena kepiawaiannya dalam menulis dan mengarang pantun.

Dalam ajang Pantun Mutiara Budaya Indonesia Rumah Seni Asnur, Rahmat Pantun lolos dalam seleksi awal bersama 600 peserta untuk kemudian dipilih bersama 362 peserta lainnya dari seluruh Indonesia.

“Syaratnya cuma mengirimkan enam bait pantun, isinya tentang budaya dan memperkenalkan daerah masing-masing,” ungkapnya, Senin (21/12/2020).

Ia mengungkapkan, inspirasi pantun yang dilombakan tersebut datang mengalir dari pemikirannya sendiri. 

Ia juga berharap agar pantun dapat terus dikembangkan dan dilestarikan, serta meminta dukungan Pemerintah. Sebagaimana diketahui, pantun sendiri telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda dunia oleh Unesco, Kamis (17/12/2020) lalu.

Berikut pantun karya Rahmat Pantun yang akan dilombakan tersebut:

(1)
Diberi nama Seribu Kubah
Rokan Hilir sejak dahulu
Negeri berbudaya umpama buah
suburkan dengan merawat selalu

(2)
Pulau Halang ramai negeri
Tempat orang membuat belacan
Kalau rakyat sudah berseri
alamat berkembang kebudayaan

(3)
Negeri Bernama si Ujung Tanjung
Lambang sampan dekat kota
Mari  bersama adat dijunjung
Kembang budaya negeri bertahta

(4)
Sampan didayung ke pulau Tilan
Pulau Tilan cuaca  redup
Kearifan Lokal Tidak Terlupakan
kemilau budaya kesenian hidup

(5)
Sekarung kerang di Rokan Hilir
dibawa orang ke atas kapal
dukung seniman  seni mengalir
Supaya bangsa selalu dikenal

(6)
Kacang pukul enak dimakan
berbungkus beli di Rokan Hilir
cemerlang seni karya seniman
harus dihargai jasa berfikir

Dalam perkembangannya hingga kini Rumah Seni Asnur aktif memprakarsai dan menggelar lomba seni budaya tingkat Nasional. Seperti yang ditaja kali ini berupa lomba Pantun Mutiara Budaya Indonesia. (MCR/Zak)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan