MENU TUTUP

Mahasiswa Universitas Riau Ancam Kerahkan Massa Lebih Besar Jika Tuntutannya Tak Diakomodir

Jumat, 09 September 2022 | 09:42:59 WIB
Mahasiswa Universitas Riau Ancam Kerahkan Massa Lebih Besar Jika Tuntutannya Tak Diakomodir

GENTAONLINE.COM - Gelombang unjuk rasa penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali menyerbu Gedung DPRD Riau, Kamis.

Kali ini Ratusan Mahasiswa Universitas Riau yang turun ke jalan. Mereka di bawah komando Presiden Mahasiswa UR Kaharuddin dengan tegas meminta pemerintah mencabut kebijakan menaikkan harga BBM yang mulai diberlakukan beberapa waktu lalu.

Mereka juga menyinggung soal alasan pemerintah menaikkan BBM disebabkan APBN yang terus membengkak untuk membiayai subsidi BBM, di sisi lain hal kontradiktif justru dipertontonkan oleh pemerintah yang sedang gencar membangun proyek infrastruktur yang dinilai tidak urgen, yang lebih besar menyedot anggaran.

Adapun 7 Poin tuntutan mahasiswa sebagai berikut, mengembalikan harga BBM bersubsidi dari pertalite, pertamax, hingga solar ke harga semula. Menunda pengesahan RKUHP dan menjamin pembukaan drafdan segera merevisi pasal-pasal yang bermasalah.

Mahasiswa mendesak Kemendikbud agar mengeluarkan rekomendasi terhadap Dekan FISIP Unri nonaktif terkait kasus kekerasan seksual. Mendesak pemerintah untuk stabilitas harga bahan pokok di Indonesia, terutama di Riau.

Kemudian mendesak pemerintah Indonesia segera menyelesaikan konflik agraria. Menuntut pemerintah soal Permentan Nomor 10 Tahun 2022 yang mengatur tentang tata cara penetapan alokasi dan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sektor pertanian. Dan terakhir meningkatkan aksebilitas energi dan memajukan penggunaan teknologi.

"Di atas bawah minyak kanan kiri minyak tapi BBM mahal. Seharusnya ini menjadi hal yang mudah untuk diakomodir oleh wakil rakyat kita," seru orator.

Dalam aksinya mahasiswa mengancam akan menurunkan massa lebih besar jika aspirasinya terus diabaikan oleh pemerintah. Mahasiswa juga mendesak agar diperbolehkan masuk ke gedung DPRD Riau.

Ketua DPRD Riau Yulisman didampingi Anggota DPRD Riau Zulkifli Indra dan Mardianto Manan usai menemui mahasiswa berjanji akan memenuhi tuntutan massa aksi.

"Kewajiban kita menerima aspirasi. Kita akan sampaikan aspirasi tersebut kepada pemerintah," kata dia.

Soal desakan mahasiswa yang meminta agar suara aspirasi mereka disampaikan paling lama pada pukul 10.00 WIB besok, wakil rakyat menyanggupi dan akan memfasilitasi agar sampai ke pemerintah pusat.(ant)
 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar