MENU TUTUP

Tokoh Masyarakat Relawan Vaksin Jalani Cek Kesehatan

Selasa, 12 Januari 2021 | 09:46:41 WIB
Tokoh Masyarakat Relawan Vaksin Jalani Cek Kesehatan

GENTAONLINE.COM - Sebanyak 14 tokoh masyarakat yang menyatakan kesiapannya diberi vaksin sinovac pertama, terlebih dahulu dilakukan pengecekan kesehatannya. 

Pemberian vaksin Covid-19 tersebut, guna mengetahui kondisi kesehatan secara langsung. Pemeriksaan kesehatan dilakukan di Gedung Daerah, Senin (11/1/21). 

"Pemeriksaan kesehatan dilakukan guna mengetahui kondisi para tokoh yang telah bersedia menjadi relawan vaksin tahap awal ini," kata Juru Bicara Covid-19 Provinsi Riau, dr Indra Yovie, Senin (11/1/21). 

Namun, tidak semua ke 14 tokoh masyarakat tersebut yang nantinya akan siberi vaksin corona. Melainkan, hanya ada 10 nama yang akan diberi vaksin, sesuai dengan permintaan pusat.

Sebanyak 10 dari 14 nama-nama yang nantinya sudah dipastikan diberi vaksin, terlebih dahulu dikirim ke pusat. Mereka, diberi vaksin bersamaan dengan tenaga medis dan sumber daya manusia yang bekerja difasilitas kesehatan. Seperti sopir ambulan, cleaning service, security. 

"Dari hasil rapat dengan Forkopimda Riau, didapat 14 orang yang bersedia divaksin perdana di Riau. Kemudian ke 14 orang tersebut dilakukan pengecekan kesehatan terlebih dahulu," ujarnya.

Dari hasil tes kesehatan tersebut, lanjut dr Yovi, maka bisa diketahui apakah para tokoh tersebut bisa diberikan vaksin atau tidak. Karena memang tidak semua orang bisa diberikan vaksin Covid-19. / "Jadi mereka yang akan divaksin harus diperiksa kesehatannya terlebih dahulu. Karena itu, belum tentu 14 orang itu bisa diberikan vaksin semua," paparnya.

Untuk diketahui, para tokoh dan pejabat di Riau yang sudah menyatakan kesiapannya untuk divaksin perdana di Riau yakni Kapolda, Danrem, Danlanud, Danlanal, Plh Sekretaris daerah, Kepada Dinas Kesehatan Riau, Direktur RSUD Arifin Achmad.

Sementara itu, untuk kelompok pengurus asosiasi profesi yakni perwakilan dari IDI Riau, IBI Riau, PPNI. Dan dari kelompok tokoh yakni dari Nahdatul Ulama (NU), Muhammadiyah, perwakilan organisasi keagamaan Kristen, Katolik, Budha dan Hindu.(rtc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan