MENU TUTUP

Hoaks Vaksin Covid Pakai Chip, Erick Thohir hingga Bill Gates

Rabu, 20 Januari 2021 | 10:59:51 WIB
Hoaks Vaksin Covid Pakai Chip, Erick Thohir hingga Bill Gates ilustrasi internet

GENTAONLINE.COM -- Jagat dunia maya kembali digegerkan dengan adanya isu chip yang dipasang pada vaksin Covid-19, kali ini mencatut nama Erick Thohir setelah sebelumnya erat dikaitkan dengan Bill Gates. Meski sudah berkali-kali dibantah, namun sepertinya isu chip dalam vaksin sepertinya jadi salah satu hal yang selalu kembali muncul di media sosial.

 

Pada Selasa (19/1), beredar video di Twitter yang mengambil cuplikan wawancara Menteri BUMN, Erick Thohir di program Mata Najwa (13/1). Dalam video itu ia menjelaskan fungsi barcode pada vaksin Covid-19 Sinovac yang rencananya akan disuntikan kepada masyarakat Indonesia.

 

Dalam unggahan video yang telah diputar lebih dari 30 ribu kali itu berisi beberapa potongan video, salah satunya menampilkan keterangan dari Erick Thohir terkait fungsi barcode. Pada video berdurasi 2.04 menit itu, Erick menjelaskan fungsi barcode pada vaksin hanyalah penunjang sistem yang berisi data penerima vaksin.

 

"Kita bicara kepada sebuah sistem yang harus bisa meminimal risiko, apalagi ini menyangkut seluruh warga. Jadi nanti Rafi sehabis disuntik itu (datanya) masuk ke barcode," ucapnya pada program Mata Najwa (13/1). Video ini lantas dilanjutkan dengan video wawancara lain yang seolah-olah menyebut kalau para pembuat vaksin memang menyisipkan chip dalam.

 

Pada unggahan video berdurasi 2.04 menit di Twitter itu mengundang riuh komentar netizen, yang mengkhawatirkan dampak penggunaan vaksin setelah didistribusikan kepada masyarakat. Ia mengatakan program vaksin ini diduga sama dengan program Bill Gates yang isinya dapat tersambung dengan negara asal produsen vaksin Sinovac.

 

"Gawat kyai...kalo vaksin modelnya sama dg program ambisius gates, dlm darah WNI ada chip yg tersambung dengan negara asal produsen dong," cuit akun @prawirasubarjah (19/1). Namun, isu ini lantas dibantah Menteri BUMN Erick Thohir. Ia menjamin vaksin Sinovac yang digunakan oleh pemerintah untuk mengatasi covid-19 di dalam negeri tidak berisi chip. Vaksin hanya mengandung virus yang telah dimatikan (inactivated).

 

"Ada isinya dan engga ada chip. Engga ada kan?" ucap Erick dikutip dari rilis, Selasa (19/1). Sebelumnya, isu chip dalam vaksin juga ramai dikaitkan dengan Bill Gates. Bill Gates dituding menyisipkan microchip pada vaksin Covid-19.

 

Teori konspirasi microchip ini muncul pertama kali pada Maret 2020 saat Gates mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa butuh sertifikat digital untuk diberikan kepada seseorang atau suatu organisasi yang menciptakan vaksin virus corona baru.

 

Kemudian beredar artikel yang berjudul 'Bill Gates will use microchip implants to fight coronavirus' atau 'Bill Gates akan menggunakan implan chip mikro untuk melawan virus corona'.

 

Artikel itu merujuk pada penelitian yang didanai Gates Foundation terkait teknologi yang dapat menyimpan catatan vaksin seseorang. Namun teknologi tersebut tidak berbentuk seperti microchip dan tidak difungsikan untuk melacak pergerakan seseorang dan mengambil informasi pribadi mereka. Mikrochip ini ditugaskan untuk memantau pergerakan warga yang mendapat vaksin itu.

 

Sebagian orang lantas menuding vaksin Covid-19 yang ia danai disusupi mikrochip. Bahkan Kepala Partai Komunis Rusia secara tidak langsung sempat menuding bahwa akan ada implantasi cip massal terselubung dengan dalih vaksinasi virus corona baru, yang saat ini gencar digalakkan Bill Gates.

 

Bill Gates lewat Melinda & Gates Foundation memang banyak menyumbang dana untuk pengembangan vaksin Covid-19. Sejauh ini Gates menambahkan dana sekitar US$1,6 miliar. Sementara total dana yang telah diinvestasikan sekitar US$5,7 miliar.

 

Nama Bill Gates juga jadi pembicaraan pada masa awal pandemi lantaran ketepatan prediksi yang ia buat beberapa tahun sebelumnya. Pada beberapa kesempatan, Gates sempat menyebut bahwa bahaya di masa depan bukanlah perang fisik. Melainkan perang melawan virus. Hal itu lantas menjadi kenyataan dengan pandemi Covid-19. (cnn)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat