MENU TUTUP

Pekanbaru Sudah Vaksin 433 Tenaga Kesehatan

Sabtu, 23 Januari 2021 | 09:44:57 WIB
Pekanbaru Sudah Vaksin 433 Tenaga Kesehatan

GENTAONLINE.COM - Hingga Kamis (21/1) sebanyak 433 tenaga kesehatan (nakes) di lingkungan Pemerintah kota (Pemko) Pekanbaru sudah disuntik vaksin Sinovac. 

"Walau sempat melambat di awalnya karena berbagai kendala administrasi, sejak Kamis hingga Jumat mulai lancar," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru M Noer, di Pekanbaru, Jumat.

Dikatakannya, sejak awal peluncuran vaksin, hingga sepekan baru sebanyak 280 orang. Semua ini dikarenakan lambatnya prosedur yang harus dilalui nakes untuk mendapat ijin vaksin. Sehingga Pemko Pekanbaru berdasarkan kesepakatan membuat perubahan mempersingkat mata rantai COVID-19.

"Sehingga Kamis petang ada tambahan 153 tenaga kesehatan yang sudah disuntik vaksin, jadi totalnya sekitar 433 nakes yang telah disuntik vaksin Sinovac. Ini luar biasa progresnya," katanya. 

Pada 22 dan 23 Januari, Dinkes Pekanbaru terus menambah nakes yang disuntik vaksin. Apalagi vaksin Sinovac itu sudah disebarkan ke fasilitas kesehatan lainnya, terutama rumah sakit. 

"Puskesmas dan para pegawai di Dinkes harus menuntaskan nakes yang layak divaksin. Tak ada lagi penundaan dengan berbagai alasan administrasi," tegas MNoer.

Ada 136 pegawai mulai dari tukang sapu, satpam, sopir ambulans, dan orang-orang yang bekerja Dinkes Pekanbaru akan disuntik vaksin. Namun hanya 115 orang yang layak disuntik vaksin. Penyuntikan vaksin dilakukan di Puskesmas Melur dan Puskesmas Langsat. 

"Jadi, 21 orang yang tak layak disuntik vaksin. Salah satu penyebabnya pernah terjangkit virus corona," tukas M. Noer.(ant)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan