MENU TUTUP

Tahun Ini Pabrik Pengolahan Sawit Dibangun di KIT

Kamis, 25 Februari 2021 | 10:05:41 WIB
Tahun Ini Pabrik Pengolahan Sawit Dibangun di KIT

GENTAONLINE.COM - Tahun ini, pabrik pengolahan kelapa sawit akan dibangun di Kawasan Industri Tenayan (KIT). Industri hilir Crude Palm Oil (CPO) yang direncanakan dibangun memproduksi 2 juta ton per tahun.

"Pembangunan fisiknya akan dimulai tahun ini. Mereka akan membutuhkan 155.000 pekerja," kata Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT, Rabu (24/2/2021).

Pabrik sawit ini akan memberikan kontribusi kepada daerah Rp14,5 triliun per tahun. Makanya, Pemko Pekanbaru bekerja sama dengan semua Politeknik di Provinsi Riau. 

"Sebanyak 32 perguruan tinggi di Provinsi Riau dengan lulusan per tahun hanya sekian ribu belum (mencukupi,red). Jumlah ini belum dapat memenuhi 155.000 tenaga kerja yang dibutuhkan pabrik sawit tersebut," kata Walikota. 

Ia menyebut, anak-anak di Riau jangan jadi penonton. Anak-anak di Riau jangan menjadi tamu di rumah sendiri. 

"Artinya, kalau mereka tak disiapkan dengan keterampilan, mereka tak bisa diterima. Itu bukan kesalahan mereka," sebutnya.(ckc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar