MENU TUTUP
Dugaan Korupsi RSUD Kampar,

‘Orang Dekat’ Bupati Kampar Mangkir Lagi dari Panggilan Jaksa

Kamis, 04 Maret 2021 | 10:06:00 WIB
‘Orang Dekat’ Bupati Kampar Mangkir Lagi dari Panggilan Jaksa

 GENTAONLINE.COM — Surya Darmawan kembali mangkir dari panggilan penyidik Kejaksaan Tinggi Riau, untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi proyek pembangunan ruang rawat inap RSUD Kampar. Pemanggilan terhadap Surya Darmawan dilakukan pada Rabu, 3 Maret 2021 untuk ketiga kalinya, sejak perkara ini bergulir ke Kejaksaan Tinggi Riau. Dia juga disebut-sebut merupakan orang dekat Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto.

 

Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Riau, Hilman Azasi SH MH, ketika dikonfirmasi membenarkan ketidak hadiran Surya Darmawan. “Sampai pukul 16.46 WIB, yang bersangkutan belum hadir,” ujarnya. Ketika ditanya langkah yang akan diambil penyidik atas ketidakhadiran Surya Darmawan, Hilman tidak bisa memberikannya keterangan lebih lanjut karena sedang menghadiri sebuah rapat.

 

Untuk diketahui Pasca peningkatan status penanganan perkara ini, penyidik telah memeriksa dua Direktur Utama RSUD Bangkinang, Kabupaten Kampar. Keduanya yakni; Dr Andri Justian yang tak lain merupakan Direktur Utama RSUD Bangkinang periode tahun 2017 hingga Juni 2019, lalu dr Asmara Fitrah Abadi sebagai Direktur Utama RSUD Bangkinang periode Juni 2019 hingga sekarang.

 

RSUD Kampar diketahui melakukan lelang dan melaksanakan kegiatan pelelangan Pembangunan Gedung Rawat Inap Kelas III (Tahap III) dan penandatangan kontrak pada bulan Mei 2019 dengan nilai HPS Paket Rp46.645.811.080,00. Kegiatan ini dimenangkan oleh PT Gemilang Utama Alen, dengan nilai kontrak Rp46.492.675.000,00, mengalahkan PT Razasa Karya dengan penawaran Rp39.745.062.802,42.

 

Namun dalam pelaksanaannya, meski tahun anggaran telah berakhir sejak 31 Desember 2019 lalu, proyek tetap dikerjakan. (bpc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar