MENU TUTUP

Persoalan Sampah Selesai akan Jadi Kado Bagi Firdaus di Akhir Masa Jabatan

Sabtu, 20 Maret 2021 | 09:45:06 WIB
Persoalan Sampah Selesai akan Jadi Kado Bagi Firdaus di Akhir Masa Jabatan

GENTAONLINE.COM - PT Godang Tua Jaya dan PT Samhana Indah resmi bertanggung jawab untuk mengangkut sampah di Pekanbaru, Kontrak pengangkutan sampah di Kota Pekanbaru sudah ditandatangani, Kamis (19/3/2021) malam. 

PT Godang Tua Jaya yang bertanggungjawab mengangkut sampah di zona 1, dan PT Samhana Indah bertanggungjawab mengangkut sampah di zona 2.

Zona 1 meliputi Kecamatan Tampan yang kini dimekarkan menjadi Binawidya dan Tuah Madani, serta Kecamatan Payung Sekaki dan Kecamatan Marpoyan Damai.

Sedangkan zona 2 meliputi Kecamatan Bukit Raya, Kecamatan Sukajadi, Kecamatan Pekanbaru Kota, Kecamatan Senapelan, Kecamatan Lima Puluh, Kecamatan Sail dan Kecamatan Tenayan Raya serta Kulim.

Pengamat Kebijakan Publik, Dr Rendi Prayuda mengatakan permasalahan sampah dan permasalahan lainnya yang ada di Kota Pekanbaru harus dituntaskan menjelang akhir jabatan Walikota Pekanbaru, Firdaus yang tak lama lagi. 

"Harus happy ending, khusus isu sampah ini sudah menjadi isu publik Pekanbaru bahkan nasional, jika Pak Firdaus bisa menyelesaikan isu sampah ini saya rasa ini bisa menjadi kado penutup kepemimpinan dia," cakap Dr Rendi, Jumat (19/3/2021).

Sebelum dilakukannya penandatanganan kontrak, silang pendapat terjadi antara Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dan DPRD Kota Pekanbaru. Dimana DPRD merekomendasikan pengangkutan sampah menggunakan konsep swakelola, sementara itu Pemko Pekanbaru tetap bersikeras menggunakan konsep swastanisasi. 

"Saat itu ada kesalahan komunikasi politik antara eksekutif dan legislatif, sehingga menimbulkan ego sektoral. Jika komunikasi eksekutif dan legislatif baik permasalahan sampah ini bisa diatasi," jelasnya. 

Dalam kurun waktu lebih kurang satu bulan terakhir Walikota Pekanbaru Firdaus sudah empat kali melakukan pergantian kepala DLHK.

Sebelumnya DLHK dipimpin Agus Pramono namun dinonaktifkan dan posisinya digantikan oleh Azhar yang saat itu sebagai Sekretaris DLHK. Lalu selanjutnya jabatan tersebut dipercayakan kepada Azwan yang merupakan Asisten I Setdako Pekanbaru.

Belum genap dua pekan, Azwan mundur dari kepala DLHK dan digantikan oleh Marzuki. Marzuki sendiri saat ini juga sebagai Sekretaris DLHK. 

"Kalau hanya mengandalkan mutasi pejabat ini tidak akan selesai, yang harus diselesaikan adalah komunikasi legislatif dan eksekutif. Kepala DLHK atau Kabid harus bisa selesaikan komunikasi, jika komunikasi baik saya rasa DPRD akan mendukung Pemko," dtutupnya.(ckc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar