MENU TUTUP

Pengcab ESI Kuansing Gelar Seleksi Free Fire Untuk Qualifikasi Pra PON

Rabu, 18 Agustus 2021 | 10:54:33 WIB
Pengcab ESI Kuansing  Gelar Seleksi Free Fire Untuk Qualifikasi Pra PON

KUANSING,Gentaonline.com - Untuk menyongsong perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 di Provinsi Papua, Pengcab Esport Indonesia (ESI) Kuansing gelar Seleksi Divisi Free Fire. Giat seleksi tersebut akan dimulai tanggal 19 - 21 Agustus 2021 dan dilaksanakan secara online. 

Ketua Pengcab Esport Indonesia (ESI) Kuansing Rocky Ramadani SP menyampaikan Via WhatsApp, Rabu pagi (18/08/2021), bahwa saat ini yang sudah mendaftar sebanyak 80 Tim.

“Saya yakin dan percaya tidak tertutup kemungkinan, menjelang hari H pelaksanaan tim free fire yang ikut atau mendaftar mungkin bisa bertambah," ujar Rocky.

Tambahnya kepada seluruh atlet Free Fire untuk serius mengikuti seleksi. Karena seleksi yang kita lakukan ini adalah untuk persiapan pra PON Papua yang akan dilaksanakan pada tahun ini juga.  

"Saya minta seluruh atlet serius mengikuti seleksi ini karena kita harus berupaya mengharumkan nama Kuansing melalui prestasi esport dan dengan bekerja keras kita yakin mampu mewujudkannya”, Tutup Rocky.

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat