MENU TUTUP

Jelang Ramadan Bahan Pokok Masih Stabil

Kamis, 01 April 2021 | 09:48:32 WIB
Jelang Ramadan Bahan Pokok Masih Stabil

PEKANBARU - Dua pekan menjelang bulan suci Ramadan, ketersediaan sejumlah bahan pokok di pasar tradisional masih stabil. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) mendata belum ada mengalami kenaikan yang signifikan.

Kepala Disperindag Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut menyebutkan, harga bahan pokok di pasaran masih fluktuatif. "Dari pantauan kita masih fluktuatif. Masih dalam batasan yang normal," ujar Ingot, Rabu (31/3/2021).

Selain itu, mengenai ketersediaan bahan pokok masih mencukupi kebutuhan masyarakat. Bahan pokok yang didatangkan dari luar Kota Pekanbaru seperti beras, sayur, cabai dan bawang masih berjalan lancar.

Belum ada pembatasan pasokan yang didatangkan jelang bulan Ramadan ini. Pihaknya juga bakal menggelar rapat koordinasi dalam rangka persiapan menjelang Ramadan ini.

"Kita rapat bersama kementerian dan OPD terkait tingkat Provinsi, dan Kabupaten/Kota. Nanti disitu kita dapat lebih tajam lah untuk membahas ketersediaan bahan pokok ini," jelasnya.(mcr)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar