MENU TUTUP

LIGANA PMRI: Negara Gagal Lindungi Warga dalam Bencana Sumatra

Rabu, 03 Desember 2025 | 06:23:19 WIB
LIGANA PMRI: Negara Gagal Lindungi Warga dalam Bencana Sumatra Sekretaris Bidang LIGANA PMRI, Rifky Arifi, SH

Jakarta — Banjir bandang dan longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menimbulkan dampak besar. Ratusan warga dilaporkan meninggal dunia, ribuan rumah rusak, serta puluhan ribu orang mengungsi. Sejumlah akses utama terputus dan jaringan komunikasi lumpuh.

Bidang Lingkungan dan Bencana (LIGANA) Persatuan Masyarakat Riau Indonesia (PMRI) menilai tragedi ini bukan sekadar fenomena alam. Sekretaris Bidang LIGANA PMRI, Rifky Arifi, SH, menyebut bencana tersebut sebagai “bencana kebijakan”.

Rifky mengatakan kerusakan besar yang terjadi menunjukkan lemahnya perlindungan negara terhadap masyarakat di wilayah rawan. Ia menilai bahwa keterlambatan pemulihan akses, padamnya listrik hingga berhari-hari, serta sulitnya logistik masuk ke lokasi bencana memperlihatkan rapuhnya pemenuhan hak dasar warga.

Menurutnya, negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan mitigasi, pencegahan, serta penanganan cepat dan efektif. Ia menyebut tragedi di Sumatra harus dibaca dalam konteks hak asasi manusia (HAM), bukan hanya kedaruratan.

“Pemenuhan hak warga saat bencana bukan ditentukan oleh cuaca ekstrem semata, tetapi oleh kesiapan dan tata kelola negara,” ujarnya.

Rifky menegaskan bahwa prinsip due diligence menuntut negara menghadirkan kebijakan yang mampu mencegah jatuhnya korban. Ia menyoroti pentingnya sistem peringatan dini yang berfungsi optimal, penataan ruang sesuai risiko geologi, serta pengawasan ketat terhadap aktivitas yang dapat mengubah bentang alam.

Ia menambahkan bahwa hilangnya ratusan nyawa seharusnya bisa dicegah jika negara menerapkan kebijakan pencegahan yang kuat dan konsisten.

Rifky mendorong pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan kebencanaan dan memperkuat aspek HAM dalam setiap langkah penanganan bencana di wilayah-wilayah rawan. (rls)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar