MENU TUTUP
Singgung Reshuffle,

Benny Harman: Sumber Kekuasaan Presiden Itu Dari Rakyat, Bukan Dari Cukong

Jumat, 16 April 2021 | 11:02:26 WIB
Benny Harman: Sumber Kekuasaan Presiden Itu Dari Rakyat, Bukan Dari Cukong

GENTAONLINE.COM - Presiden memegang hak penuh dalam menentukan apakah akan merombak atau tidak kabinet yang sedang dipimpinnya. Hak prerogatif itu merupakan ciri pokok dari sistem demokrasi presidensial.

“(Jadi) reshuffle atau tidak (itu) sepenuhnya hak presiden,” tegas politisi Partai Demokrat Benny K. Harman lewat akun Twitter pribadinya, Kamis (15/4).

Namun demikian, Benny Harman merasa publik berhak untuk khawatir dengan perombakan kabinet. Apalagi jika perombakan itu dilakukan secara terpaksa akibat tekanan para cukong. 
“Sumber kekuasaan presiden itu dari rakyat bukan dari para cukong,” tekannya.

Kabar reshuffle memang tengah menguat seiring dengan disetujuinya peleburan Kemenristek ke dalam Kemendikbud. Selain itu juga munculnya kementerian baru bernama Kementerian Investasi.

Jokowi diyakini akan melakukan perombakan itu dalam waktu dekat. Terlebih ada menteri yang sudah berpamitan ke publik. (rmol)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar