MENU TUTUP

PDIP Respons Jokowi Tempatkan Megawati di Dewan Pengarah BRIN

Senin, 03 Mei 2021 | 11:13:33 WIB
PDIP Respons Jokowi Tempatkan Megawati di Dewan Pengarah BRIN

GENTAONLINE.COM -- Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto menilai tepat keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menempatkan Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

"Riset dan inovasi harus digerakkan oleh ideologi bangsa agar Indonesia benar-benar berdaulat, berdikari, dan bangga dengan jati diri kebudayaannya. BRIN adalah babak baru bagi kemajuan Indonesia Raya," kata Hasto melalui keterangan tertulis, Senin (3/5).

Kata Hasto, Megawati adalah ketua umum parpol paling konsisten menyuarakan pentingnya inovasi dan riset demi kemajuan bangsa. Bahkan kata dia, Mega adalah sosok penggagas awal BRIN terbentuk.

"Beliau juga penggagas awal dari BRIN, dengan mengusulkan kepada Presiden Jokowi agar BRIN hadir menjabarkan politik Indonesia Berdikari, dengan memfokuskan diri pada penelitian untuk manusia Indonesia, flora, fauna dan teknologi itu sendiri. Semua dibumikan bagi tanah air Indonesia," kata Hasto.

Hasto mengatakan partainya mendukung penuh keputusan Jokowi menempatkan Badan Riset Dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai infrastruktur kemajuan bangsa. Apalagi kata dia hal ini dilakukan melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menempatkan riset dan inovasi sebagai pilar Indonesia Berdikari.

"Para pendiri bangsa seperti Bung Karno dan Bung Hatta merupakan sosok pemimpin negarawan dan sekaligus pembelajar yang baik," kata dia.

"Semua menempatkan konsep kemajuan Indonesia melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Para pendiri bangsa kental dengan tradisi sebagai pembelajar yang baik yang kedepankan riset dan Inovasi," jelasnya.

Kepala BRIN Laksana Tri Handoko sebelumnya telah mengonfirmasi petinggi BPIP bakal mengisi Dewan Pengarah BRIN.

"Ya karena yang menaungi ideologi dan haluan negara siapa? Ya BPIP. Saat ini loh ya. Sebagai lembaga loh ya. Bukan masalah orangnya, tapi kan Undang-Undang menyatakan begitu ya. Kemudian lembaga yang menaungi siapa? Ya BPIP, berarti BPIP," kata Handoko ketika ditanya terkait dengan apakah Ketua Dewan Pengarah BPIP akan menjadi dewan pengarah BRIN, Jumat (30/4).

Meski demikian Handoko mengelak mengomentari kabar Megawati akan menduduki jabatan Ketua Dewan Pengarah BRIN. Ia beralasan masih menunggu Perpres.

"Sebenarnya begini, kalau saya ingin menunggu Perpresnya kan sudah ada, tapi masih proses masuk lembar berita negara. Jadi, saya ingin menunggu detailnya sebenarnya. Meskipun garis besarnya kita sudah tahu akan ada dewan pengarah dan sebagainya, gitu," ucap Handoko.(cnn)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Sungai Buluh Tak Kunjung Progres, LSM KPKN Pertanyakan SOP Kejati Riau

2

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

3

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

4

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

5

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

6

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

7

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

8

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

9

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak