MENU TUTUP

Atasi Banjir, Maksimalkan yang Ada

Selasa, 04 Mei 2021 | 13:36:51 WIB
Atasi Banjir, Maksimalkan yang Ada

GENTAONLINE.COM – Banjir yang terjadi di beberapa wilayah di Kota Pekanbaru mulai surut. Namun yang menjadi persoalan adalah Pemko Pekanbaru harus secepatnya mencarikan solusi agar banjir serupa tidak terjadi lagi.  Hal ini disampaikan Ketua DPRD Kota Pekanbaru Hamdani, Senin (3/5). Ia meminta Pemko Pekanbaru dapat memaksimalkan semua potensi yang ada untuk mengatasi masalah banjir.

Diakuinya, masalah banjir yang terjadi di Pekanbaru ada banyak penyebabnya. Mulai dari pengawasan pembangunan yang kurang maksimal, sehingga berujung pada banyak persoalan. Seperti drainase yang tidak berfungsi sampai penyempitan anak sungai.

"Pemko harus maksimal memberikan solusi jangka pendek, menengah, dan juga jangka panjang untuk menyelesaikan persoalan banjir ini,"ujar Hamdani.  Menurut politisi PKS ini, yang harus dilakukan segera adalah pengerukan parit-parit dan anak sungai. "Ini menjadi hal yang harus segera dibenahi oleh Pemko,"saran Hamdani lagi.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi menegaskan, bahwa pemerintah sangat ingin menyelesaikan persoalan banjir. Ini dibuktikan dari sudah adanya masterplan banjir. Tinggal dijalankan.  Hanya saja, semua itu terkendala oleh anggaran. Namun itu diharapkan tidak menjadi alasan oleh DPRD, karena bisa di selesaikan lewat koordinasi dan sharing anggaran, baik provinsi, pusat maupun swasta.  "Iya, kendala klasik. Pemko harus lebih kreatif untuk menjalankan solusi dari masterplan yang ada  sesuai dengan kondisi keuangan yang ada,"katanya.(rps)


 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan