MENU TUTUP

Pendaftaran Masuk PTN Jalur SMM PTN-Barat 2021 Buka 17 Mei – 21 Juni 2021

Jumat, 21 Mei 2021 | 09:56:03 WIB
Pendaftaran Masuk PTN Jalur SMM PTN-Barat 2021 Buka 17 Mei – 21 Juni 2021

GENTAONLINE.COM - Melalui siaran pers, Panitia Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMM PTN-Barat) telah me-launching Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun 2021 tentang mekanisme masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pada Senin 17 Mei 2021.

Sebanyak 17 perguruan tinggi negeri mengikuti kegiatan SMM PTN-Barat. 17 PTN ini tergabung di bawah Badan Kerja Sama (BKS) PTN Indonesia Wilayah Barat. Hal ini disampaikan Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Riau (UNRI) Prof Dr M Nur Mustafa MPd, Selasa (18/5/2021).

“Tahun ini, ada penambahan satu perguruan tinggi dalam SMM PTN-Barat. Semoga semakin banyak kampus termuka di Indonesia bagian barat yang tergabung di SMM PTN-Barat. Adapun Program Studi (Prodi) yang ikut serta dalam SMM PTN-Barat ini tercatat sebanyak 338 Prodi Saintek dan 237 Prodi Soshum, dengan kuota yang diterima dalam proses pendaftaran mandiri tahun ini sebanyak 7.601 untuk prodi Saintek dan 6.889 untuk prodi Soshum,” jelas M Nur. 

Lebih lanjut, urai M Nur, untuk biaya pendaftaran ujian mandiri pada tahun ini sebesar 350 ribu rupiah, berlaku untuk seluruh PTN. Uang pendaftaran ini bersifat mutlak dan tidak ada pengembalian jika peserta tidak melanjutkan pendaftaran hingga ke tahap seleksi. 

Pembayaran pendaftaran ujian mandiri ini, dapat dilakukan melalui bank mitra yang telah di tetapkan panitia SMM PTN-Barat antara lain, Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Tabungan Negara (BTN), dan Bank Syariah Indonesia (BSI), terang M Nur. / Tambahnya, untuk calon pendaftar ujian mandiri ini merupakan lulusan tiga tahun terakhir (2019,2020, dan 2021). 

Pada kesempatan lain, Azhar Kasymi Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan UNRI, menuturkan metode ujian yang digunakan pada tahun ini sudah mengikuti model UTBK-SBMPTN yaitu Computer Assited Test (CAT). “Keuntungan dari ujian CAT ini hasil ujian dapat diketahui dengan cepat karena sistem komputer yang digunakan tersentralisasi dan lebih menjamin kepastian lulusan,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini, peserta ujian maksimal bisa memilih dua Prodi, pada satu PTN atau PTN yang berbeda. Peserta yang mendaftar dan ikut ujian tidak harus pada PTN yang dipilih tetapi boleh di PTN lain dari 17 PTN yang tergabung di dalam SMM PTN-Barat.

Adapun materi ujian yang akan diberikan kepada peserta antara lain, Saintek dengan materi ujian TPS dan TKA meliputi Matematika saintek, Fisika, Kimia, dan Biologi, sedangkan materi ujian Soshum TPS dan TKA meliputi Geografi, Sejarah, Sosiologi, dan Ekonomi.

Azhar menambahkan, jadwal penting yang harus diingat oleh calon mahasiswa yang ingin mengikuti SMM PTN-Barat adalah, pendaftaran dimulai pada tanggal 17 Mei 2021 hingga 21 Juni 2021 dengan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) SMMPTN Barat pada tanggal 28 Juni 2021 hingga 7 Juli 2021 dan penggumuman pada tanggal 14 Juli 2021. 

Meskipun terlihat bahwa jadwal pendaftaran cukup panjang, para peserta sudah bisa mendaftar pada awal waktu untuk menghindari terjadinya down system karena adanya penumpukan pendaftaran pada hari-hari terakhir serta untuk mengantisipasi gagal bayar di ATM bank-bank mitra, tutupnya.(unri)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat