MENU TUTUP

Kemenkumham: Hati-hati Penipuan, Kami Belum Umumkan Informasi Seleksi CPNS

Senin, 24 Mei 2021 | 09:32:57 WIB
Kemenkumham: Hati-hati Penipuan, Kami Belum Umumkan Informasi Seleksi CPNS ilustrasi internet

GENTAONLINE.COM - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) meminta masyarakat untuk waspada dengan penipuan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Peringatan ini disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM (Sekjen Kemkumham), Andap Budhi Revianto seiring beredarnya informasi penerimaan CPNS yang mengatasnamakan Kemenkumham.


"Terkait beragam informasi mengenai penerimaan CPNS Kemenkumham, saya meminta masyarakat untuk berhati-hati agar tidak tertipu oleh oknum yang memanfaatkan momen ini," ujar Andap Budhi kepada wartawan, Senin (24/5). Andap mengatakan, memang benar bahwa pihaknya akan menyelenggarakan proses penerimaan CPNS. Namun, hingga saat ini belum ada pengumuman secara resmi dari Kemenkumham.


“Kami belum sekalipun secara resmi menyampaikan informasi terkait hal tersebut kepada publik," katanya. Andap menegaskan, informasi yang beredar saat ini tidak disebarkan oleh akun resmi Kemkumham, sebab memang belum waktunya. Atas dasar itu, dia meminta masyarakat untuk waspada terhadap informasi penerimaan CPNS Kemenkumham yang bisa berpotensi penipuan.

 

Informasi penerimaan CPNS Kemkumham, kata Andap, secara resmi hanya akan disampaikan melalui web resmi Kemkumham, yakni cpns.kemenkumham.go.id, atau akun resmi media sosial (instagram) yaitu @cpns.kumham dan @kemenkumhamri.

 

"Informasi penerimaan CPNS Kemkumham hanya akan kami sampaikan melalui akun-akun resmi tersebut pada tanggal pada tanggal 30 Mei 2021," tuturnya. "Sekali lagi, saya mengharapkan seluruh masyarakat untuk berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan penerimaan CPNS Kemenkumham ini," demikian Andap.(rmol)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan