MENU TUTUP

148 Tahanan Polresta Pekanbaru Ikut Vaksinasi Covid-19

Sabtu, 10 Juli 2021 | 10:17:55 WIB
148 Tahanan Polresta Pekanbaru Ikut Vaksinasi Covid-19

PEKANBARU, Gentaonline.com - Cegah penyebaran Covid-19, Polresta Pekanbaru berikan vaksin kepada 148 tahanan di Mapolresta Pekanbaru. Kapolresta Pekanbaru, Kombes Nandang Mu’min Wijaya mengatakan, pelaksanaan vaksinasi kepada tahanan untuk mencegah penyebaran virus corona.

“Kita vaksin sebanyak 148 tahanan di ruang tahanan lantai 3 Mapolresta Pekanbaru,” ujar Kombes Nandang, Sabtu, 10 Juli 2021. Kapolresta Pekanbaru menambahkan, pelaksanaan vaksinasi ini betujuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh di masa pandemi Covid-19.

“Pemberian vaksin kali ini kami dibantu tim vaksinator dari Rumah Sakit Madani,” ujarnya. Sementara itu, Polresta Pekanbaru turut membuka lokasi vaksinasi di Mapolresta Pekanbaru dalam upaya percepatab program vaksinasi.

“Kitanakan terus berupaya memutus mata rantai Covid-19, dengan cara mengajak masyarakat mengikuti program vaksinasi dan terus mentaati protokol kesehatan,” jelasnya. (ro)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar