MENU TUTUP

Lelang Pasar Bawah Tuntas, Tandatangan Kontrak Belum Dimulai

Senin, 26 September 2022 | 10:55:21 WIB
Lelang Pasar Bawah Tuntas, Tandatangan Kontrak Belum Dimulai

GENTAONLINE.COM - Inspektorat Kota Pekanbaru tengah meninjau ulang proses lelang pemilihan mitra baru pengelolaan Pasar Bawah. 

Sebelumnya proses lelang itu sudah rampung dan dimenangkan PT Ali Akbar Sejahtera (AAS) pada Juni 2022 lalu namun serah terima pengelolaanya belum juga dilakukan. 

Kepala Bidang Pasar Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Pekanbaru, Hendra Putra mengatakan, penundaan penandatanganan kontrak kerjasama terkait Pasar Bawah dengan pemenang lelang dikarenakan belum ada negosiasi. 

Sementara itu, Pemko menunjuk PT. Dalena selaku pengelola lama untuk merenovasi beberapa item.

"Pasar Bawah memang sudah diserahterimakan ke Pemko Pekanbaru oleh PT Dalena. Tetapi, karena Pemko tidak punya personil untuk renovasi beberapa item di pasar maka kita menunjuk PT Dalena selaku yang berpengalaman," kata Hendra Putra, Minggu, (25/9). 

Menurutnya, renovasi beberapa item tersebut masuk dalam proses audit, sebelum tender yang dimenangkan PT AAS. 

Karena proses renovasi yang sudah menunjuk PT Dalena tersebut, sementara tender sudah dilangsungkan, maka PT Dalena memungut biaya service charge untuk pembiayaan.

Kan ada beberapa item yang kita tunjuk untuk direnovasi PT Dalena, misalnya keramik, plafon dan eskalator. PT Dalena mengerjakannya dengan memungut service charge untuk biaya operasionalnya, misalnya gaji karyawan, listrik dan lainnya," jelasnya.

Menurutnya, hal inilah yang membuat proses negosiasi dengan PT AAS belum dilakukan. Ia membantah jika PT AAS sudah melakukan pemungutan kepada pedagang dan perusahaan tersebut belum bekerja sama sekali.

"Belum, kita juga sedang menghitung ini. Sama PT AAS belum ada negosiasi dan tanda tangan kontrak, kita juga menunggu arahan Pj Walikota Pekanbaru," jelasnya.

Sementara itu, terkait isu yang berkembang bahwa kontrak bersama PT AAS tak kunjung dilakukan karena adanya kecacatan dalam proses audit dinilai salah. Ia menganggap isu tersebut kemungkinan karena informasi yang rancu.

"Kalau ada kemarin katanya diaudit ulang, itu bukan audit ya, tapi di review ulang. Audit itu dilakukan sebelum tender. Jadi sebenarnya kita belum negosiasi dengan PT AAS terkait pengelolaan pasar, dan sementara itu kita melakukan renovasi dengan menunjuk PT Dalena yang dianggap berpengalaman," paparnya. 

Dia kembali menegaskan, PT Dalena memungut service charge saja. PT AAS juga belum ada memungut biaya apapun kepada pedagang, dan pengelolaan Pasar Bawah saat ini dikelola Disperindag Pekanbaru selama masa transisi.(rmc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar