MENU TUTUP

Kasus Korupsi Cetak Sawah, Kejari Pelalawan Bidik Tersangka Lain

Kamis, 12 Oktober 2017 | 20:56:38 WIB
Kasus Korupsi Cetak Sawah, Kejari Pelalawan Bidik Tersangka Lain

GENTAONLINE.COM-Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan menyatakan masih menyelediki kemungkinan adanya tersangka lain dalam kasus dugaan korupsi cetak sawah senilai Rp1 miliar tahun 2012.

Penyidik masih mendalami penyidikannya untuk memperkuat bukti adanya keterlibatan pihak lain.
"Kita lihat lah nanti fakta yang muncul dalam persidangan. Kemungkinan masih ada lagi" sebut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pelalawan, Tety Syam kepada wartawan Kamis, 12 Oktober 2017.


Diungkapkan Tety, pihaknya tidak ingin ada kesan yang mencari-cari tersangka lain. Biarkan fakta persidangan yang mengungkap.

"Kan sudah ada dua tersangka. Kita tak mau ada kesan kita yang mencari-cari. Kita lihat dalam proses persidangan, akan muncul disana" imbuhnya.

Sebelumnya, dua orang tersangka sudah ditahan dalam kasus ini. Yakni JU Ketua Kelompok Tani di Desa Gambut Mutiara, Kecamatan Teluk Meranti dan KH bertindak sebagai broker. (grc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar