MENU TUTUP

Dilelang KPK, Rumah Terpidana Korupsi Impor Daging Ini Laku 2,9 M

Jumat, 13 Oktober 2017 | 20:58:45 WIB
Dilelang KPK, Rumah Terpidana Korupsi Impor Daging Ini Laku 2,9 M

GENTAONLINE.COM-Rumah Luthfi Hasan Ishaaq laku dilelang dengan harga Rp 2,9 miliar. Rumah yang beralamat di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, itu terjual pada seorang penawar tunggal dengan harga limit Rp 2.965.171.000.

"Hari ini ada e-lelang ya, e-auction yang dilakukan oleh KPK dengan perantara KPKNL Jakarta. Barang rampasan perkara atas nama Luthfi Hasan Ishaaq berupa 1 unit rumah di Lenteng Agung, hari ini sudah dilelang dan objeknya terjual pada harga Rp 2,9 miliar, sesuai dengan harga limit yang dimenangkan oleh satu penawar" ungkap Plh Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati kepada wartawan Jum'at, 13 Oktober 2017 di kantornya, Jalan Kuningan Persada.

Dengan terjualnya rumah seluas 441 meter persegi itu, KPK menegaskan unit Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi (Labuksi) terus berupaya memaksimalkan pengembalian aset melalui asset recovery. Walaupun hanya laku dengan harga limit, KPK menyebut ini sudah sesuai dengan tujuan asset recovery.

"Saya kira semuanya kita tujuannya memang untuk memaksimalkan recovery asset, jadi yang hari ini sudah terjual itu adalah yang terbaik" ucap Yuyuk.

Baik KPK maupun KPKNL disebut Yuyuk sudah maksimal dalam menyosialisasikan informasi lelang ini, baik melalui sosial media maupun situs resmi. Walau ternyata hanya ada satu penawar.

"Sebenarnya kalau sosialisasi sudah kita lakukan ya, KPK melalui website, kemudian KPKNL juga sudah mengumumkan lelang ini" tegasnya.

Luthfi Hasan Ishaaq merupakan terpidana kasus korupsi yang diganjar hukuman 10 tahun penjara terkait suap impor daging di Kementan dan 8 tahun bui untuk pencucian uang.

Luthfi terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dan pencucian uang secara bersama-sama. Dia menerima uang dengan total Rp 1,3 miliar melalui Ahmad Fathanah dari Dirut PT Indoguna Utama Maria Elizabeth Liman.

Duit ini merupakan imbalan dari total uang keseluruhan Rp 40 miliar yang dijanjikan PT Indoguna untuk pengurusan surat persetujuan kuota impor daging sapi. (dtc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan