MENU TUTUP

DPRD Riau: PPKM Mau Selesaikan Persoalan, Malah Menimbulkan Masalah Baru

Jumat, 13 Agustus 2021 | 08:31:53 WIB
DPRD Riau: PPKM Mau Selesaikan Persoalan, Malah Menimbulkan Masalah Baru

GENTAONLINE.COM - Kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kembali dikritik para legislator. Perpanjangan PPKM hingga 23 Agustus tersebut dinilai bukanlah solusi.

Ketua Komisi V DPRD Riau, Eddy M Yatim, mengatakan bahwa keluhan masyarakat, hancurnya ekonomi dan turunnya imun masyarakat akibat penyekatan, tidak diindahkan pemerintah.

"Salahnya adalah kita tak ada evaluasi atas apa yang dilakukan. Main buat kebijakan tanpa evaluasi. Kebijakan harus ada evaluasi, baru tahu kita ada plus minusnya. Sekarang kita tak tahu apa hasilnya, apa nilainya," kata Ketua Komisi V DPRD Riau, Eddy M Yatim.

Penyekatan jalan yang dilakukan saat ini, kata Eddy Yatim, hanya sekadar membuat kerumunan baru di gang-gang, tiga pekan berlalu, namun kebijakan tak efektif terus dilakukan.

"Kita mau selesaikan persoalan malah munculkan persoalan baru. Ayolah dievaluasi," ujarnya.(ckc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan