MENU TUTUP
Timbulkan Perpecahan,

AMUK Tolak Kehadiran KAMI Di Bumi Melayu Riau

Jumat, 16 Oktober 2020 | 11:20:08 WIB
AMUK Tolak Kehadiran KAMI Di Bumi Melayu Riau Angkatan Muda Kuantan(AMUK) menolak Deklarasi KAMI di Riau

GENTAONLINE.COM - Penolakan terus terjadi jelang digelarnya acara Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Provinsi Riau. Penolakan datang dari Angkatan Muda Kuantan (AMUK), Kamis, 15 Oktober 2020.

AMUK menilai kehadiran KAMI di Bumi Melayu disinyalir bisa menimbulkan perpecahan diantara sesama masyarakat dan pada akhirnya masyarakat juga yang akan jadi korban atas perpecahan tersebut. Maka dalam pernyataan sikapnya AMUK menolak rencana deklarasi yang akan dilakukan KAMI di Provinsi Riau.

Menurut Ketua AMUK, Engki Johan, jika KAMI mengklaim hanya sebuah gerakan moral, maka sudah sepatutnya KAMI ikut memberikan saran terbaik untuk bangsa ini ditengah pandemi Covid-19 yang masih belum usai hingga saat ini. 
"Sudah cukup masyarakat terpolarisasi dengan perbedaan pilihan ketika pemilu lalu," katanya melalui keterangan tertulis, Kamis sore.

Terkait adanya penolakan dari beberapa tokoh di Provinsi Riau terhadap gerakan KAMI. Maka AMUK menilai, sudah sepatutnya dipahami oleh pengurus KAMI, dan seharusnya "KAMI mawas diri". AMUK berharap, KAMI tidak terlalu memaksakan ambisi yang pada akhirnya bisa membuat kegaduhan dan perpecahan ditengah masyarakat.

AMUK juga menyarankan, jika memang KAMI sebuah gerakan moral buktikan bahwa KAMI mampu membuat suatu terobosan yang dapat memberikan kesejukan dan kedamaian untuk negeri ini. AMUK juga membuat pernyataan, berikut isinya :

1. Menolak dengan tegas kehadiran KAMI di Bumi Melayu Riau. Di khawatirkan akan menimbulkan perpecahan diantara putra / putri melayu yang menjunjung tinggi nilai-nilai budaya kebersamaan dan cinta damai.

2. Meminta KAMI untuk mengurungkan niat melakukan deklarasi di Bumi Melayu Riau.

3. Meminta pemerintah dan aparat keamanan menindak tegas terhadap kelompok-kelompok yang berusaha memecah belah persatuan putra/putri bangsa, ditengah kondisi bangsa yang sedang mengalami pandemi Covid-19. (ro)

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar