MENU TUTUP

Ketua Ikatan Keluarga Minang Tegaskan Masyarakat Sumbar Tetap Cinta NKRI

Sabtu, 14 Agustus 2021 | 07:56:45 WIB
Ketua Ikatan Keluarga Minang Tegaskan Masyarakat Sumbar Tetap Cinta NKRI

GENTAONLINE.COM - Pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri yang heran kondisi Sumatera Barat (Sumbar) saat ini berbeda memantik reaksi sejumlah pihak. Salah satunya dari politikus Gerindra sekaligus Ketua Harian DPP Ikatan Keluarga Minang, Andre Rosiade.

Menurut Andre, masyarakat Minang tidak ada yang berubah terlebih mengenai semangat gotong royong yang dimiliki. Dia menilai, semangat gotong royong di Sumbar semakin tinggi.

Pun, kata dia, masyarakat Sumbar juga memiliki rasa cinta yang luar biasa terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI.

“Saya ingin menyampaikan kepada Bu Mega bahwa kami masyarakat Sumatera Barat, masyarakat Minang adalah masyarakat yang sangat mencintai NKRI. Kedua masyarakat yang sangat mengedepankan semangat gotong-royong dan nilai Pancasila,” kata Andre saat dikonfirmasi, Jumat (13/8/2021).

Andre juga mencontohkan bukti semangat gotong royong warga Sumbar yang sangat tinggi. Misalnya saat terjadi bencana di tanah air yang membuat masyarakat Minang bergotong royong mengirimkan ton-ton rendang ke berbagai provinsi yang dilanda musibah.

Kemudian, ia memberikan contoh kedua terkait peristiwa berdarah di Wamena, Papua pada November 2019. Saat itu, masyarakat Minang di Jayapura ikut membantu memulangkan warga Sumbar yang terdampak di Wamena.

“Masyarakat Minang yang di Jayapura menolong untuk bisa pulang, lalu ada yang naik kapal. Lalu, transit di Makassar, masyarakat Minang di Makassar naik ke kapal memberikan bantuan sampai akhirnya mereka bisa pulang ke Sumbar,” lanjut anggota DPR itu.

Menurut dia, dengan berbagai peristiwa tersebut menunjukkan semangat gotong-royong warga Sumbar yang sangat tinggi. “Jadi, saya ingin meluruskan persepsi yang mengatakan bahwa semangat gotong-royong kita sudah mulai pudar,” ujar Andre

Lebih lanjut, ia menekankan, masyarakat Minang sangat menghormati pemimpin-pemimpin bangsa. Dia menceritakan seperti Jokowi yang saat berkunjung ke Sumbar disambut dengan meriah.

“Bahkan berapa bulan yang lalu Abah Kiai Ma’ruf datang ke Sumatera Barat meresmikan pasar di Kota Pariaman juga beliau disambut sangat meriah dan antusias meskipun di tengah wabah pandemi. Bahkan saya ikut hadir dan menjemput di bandara dan menemani beliau,” kata Andre.

Sebelumnya, Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri disorot karena menyindir Sumatera Barat atau Sumbar yang sudah berbeda. Ucapan Megawati disampaikan saat acara webinar peringatan HUT Mohammad Hatta ke-119, yang digelar Badan Kebudayaan Nasional Pusat (BKNP) PDIP.

Ia merasa heran karena Sumbar sekarang berbeda, tidak seperti dulu. Menurut dia, dulu Sumbar memiliki tradisi Islam kental dengan semangat gotong royong. Dia juga menilai kondisi Sumbar saat ini tak memiliki tokoh sepopuler dulu.

“Dulu saya tahu banyak sekali tokoh dari Sumbar. Kenapa menurut saya sekarang kok kayaknya tidak sepopuler dulu kah atau emang tidak ada produknya?” ujar Megawati dikutip pada Jumat (13/8/2021).

Menurutnya, soal Sumbar itu juga didiskusikan dengan anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii yang notabene berasal dari Sumbar.

“Saya sebagai ketua dewan pengarah, saya suka bertanya ke Buya Syafii kenapa Sumbar yang dulu saya kenal sepertinya sudah mulai berbeda, lain,” tutur Megawati.(ckc)

 
Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat