MENU TUTUP

Dinas Pertanian Pekanbaru Budidayakan Tanaman Porang di lahan 30 Hektare

Senin, 16 Agustus 2021 | 11:06:53 WIB
Dinas Pertanian Pekanbaru Budidayakan Tanaman Porang di lahan 30 Hektare

PEKANBARU,Gentaonline.com - Dinas Pertanian Kota Pekanbaru bersama ratusan petani, kini sedang membudidayakan tanaman Porang di wilayah setempat dengan luasan 30 hektare. "Ini baru tahap awal, Pekanbaru sedang belajar dan uji coba," kata Wali Kota Pekanbaru, Firdaus MT di Pekanbaru, Senin.

Firdaus MT mengatakan, komoditas baru pertanian ini ke depan sangat berpeluang untuk dikembangkan karena pangsa pasarnya bisa ekspor. Apalagi tanaman ini juga bisa jadi makanan pengganti atau substitusi pangan pokok beras. "Porang kini tengah dibudidayakan di beberapa kecamatan di Kota Pekanbaru, pada total luas lahan mencapai 30 hektare dengan mempekerjakan lebih dari 100 petani," ungkap Firdaus MT.

Dikatakan dia, para petani tidak lagi ragu tentang keberlanjutan komoditas porang ini. Ketua Asosiasi Porang Riau Heri telah merintis budidaya porang ini sejak tiga tahun lalu. "Ia harus menjual porang ke Jawa. Biaya transportasinya lebih mahal," ungkap Firdaus. Diharapkan, komoditas ini bukan hanya sebatas tren. Komoditas ini bisa dijadikan pengganti beras.

Perlu diketahui Porang adalah tanaman umbi-umbian dengan nama latin Amorphophallus muelleri. Di beberapa daerah di Jawa, tanaman porang dikenal dengan nama iles-iles. Budidaya porang juga terbilang mudah dan murah karena tak memerlukan banyak perlakukan khusus. Pohon porang mudah tumbuh dalam berbagai kondisi tanah, bahkan di lahan kritis sekalipun.

Harga porang di pasaran ekspor juga terus meningkat. Manfaat porang, terutama umbinya, digunakan untuk bahan baku pembuatan tepung konjak atau tepung glucomannan. Tepung ini yang kemudian dipakai sebagai bahan utama olahan shirataki, mi bening yang banyak dikonsumsi di Asia Pasifik. Berbeda dengan tepung terigu atau tepung beras, konjak sendiri dikenal memiliki banyak serat. Itu sebabnya shirataki berbahan dari konjak memiliki rasa lebih kenyal namun kandungan karbohidrat lebih sedikit.

Mi shirataki ini juga seringkali dipakai untuk mi ramen di Jepang. Popularitas shirataki juga terus meningkat karena dipercaya sebagai menu diet dan gaya hidup sehat. Manfaat porang juga biasanya diolah menjadi bahan baku produk kosmetik, pengental, lem.

"Manfaat porang banyak digunakan untuk bahan baku tepung, kosmetik, penjernih air, juga untuk pembuatan lem dan jelly yang beberapa tahun terakhir kerap diekspor ke luar negeri, seperti Jepang dan China," kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpobeberapa waktu sebelumnya. (antr)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar