MENU TUTUP

Pendidik Diharapkan Pengaruhi Masyarakat Buat Konten Positif

Jumat, 27 Agustus 2021 | 10:47:06 WIB
Pendidik Diharapkan Pengaruhi Masyarakat Buat Konten Positif

GENTAONLINE.COM - Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dasmen) Kemendikbudristek, Jumeri, berharap tenaga pendidik bisa mempengaruhi sekitarnya untuk membuat konten positif di media sosial. Setidaknya, perlu ada sebuah upaya untuk mengurangi persebaran konten negatif dan hoaks.

 

"Diharapkan para peserta dapat memberikan pengetahuan dan meningkatkan pemahaman kepada peserta lain mengenai cara mengidentifikasi. Recheck keabsahan, dan menangkal hoaks atau berita bohong yang tersebar di internet," kata Jumeri, saat membuka webinar Cara Mengidentifikasi dan Menangkal Hoaks di Internet Bagi Tenaga Pendidik, Kamis (26/8).

Ia mengatakan, berdasarkan survei dari Katadata Insight Center dan Kemenkominfo, pada 2020 11,2 persen menyatakan pernah menyebarkan kabar bohong. Sebanyak 58,4 persen di antaranya mengatakan hanya ingin mendistribusikan informasi meskipun belum membuktikan kebenarannya.

"Ini yang paling banyak kita alami. Karena merasa itu hebat, dan kita ingin menjadi orang pertama yang menyebarkan," kata Jumeri menambahkan.

Jumeri mengatakan, tingginya aktivitas digital juga membuka potensi buruk. Teknologi digital merupakan hal baru bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Hal ini menyebabkan berbagai macam misinformasi beredar di masyarakat.

Berdasarkan hasil survei tersebut, lanjut dia, dapat disimpulkan semakin tingginya teknologi digital harus didukung pula dengan kecakapan dan kesiapan pengguna internet. Masyarakat juga perlu didorong untuk menyebarkan konten-konten yang positif.(rep)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan