MENU TUTUP

Mobil Kadivpas Kemenkumham Riau Dimolotov

Jumat, 17 September 2021 | 08:40:15 WIB
Mobil Kadivpas Kemenkumham Riau Dimolotov

GENTAONLINE.COM - Mobil dinas milik Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham) Riau, Maulidi Hilal, dilempar molotov oleh orang tak dikenal, Kamis (16/9/2021). Akibatnya, mobil mengalami bonyok di pintu bagian belakang.

Saat kejadian, mobil terparkir di halaman rumah dinas Kadivpas Kemenkumham Riau di Jalan Kapling, Kelurahan Tangkerang Utara, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru.

Polisi dari Polda Riau dan Polresta Pekanbaru langsung turun ke lokasi kejadian untuk Tempat Kejadian Perkara (TKP). Di lokasi ditemukan pecahan kaca botol dan sumbu yang diamankan polisi sebagai barang bukti.

Kejadian ini jadi atensi Polda Riau. Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, menegaskan kepolisian sedang memburu pelaku. "Kita buru pelakunya," tegas Agung.

Terpisah, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto, menyebut, petugas masih melakukan penyelidikan kasus teror tersebut. Menurutnya, pelaku melakukan pelemparan tapi tak sampai menimbulkan api. "Kemungkinan sumbu mati saat botol dilempar pelaku," kata Sunarto.

Sementara, Hilal menyebutkan peristiwa terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Ketika itu dirinya hendak melaksanakan persiapan Salat Subuh, dan mendengar suara letusan dari luar rumah.

Awalnya, Hilal berpikir suara itu berasal dari kecelakaan di sekitar rumahnya. "Saya pikir, apa suara orang kecelakaan. Kayak suara bohlam putus juga tapi agak kencang," kata Hilal.

Tidak berselang lama, Hilal mendengar suara motor melaju kencang. Lagi-lagi, ia berpikir mungkin ada pencurian karena tetangganya sudah dua kali mengalami kejadian itu saat dini hari.

Penasaran, Hilal mengintip dari balik gorden. Setelah merasa aman, ia keluar rumah untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi. Bau minyak tanah menyengat langsung menyeruak.

"Saya coba melangkah ke depan, banyak pecahan beling berserakan di mana-mana. Saya telusuri lagi, ternyata ada sumbu dari botol itu yang kena kendaraan dinas saya," tutur Hilal.

Hilal juga mendapati minyak tanah sudah menyebar di bodi mobil sebagian. Ia mencoba mencari ke sisi kanan mobil untuk memastikan kalau ada benda lain.

"Saya lihat ini kayaknya ada yang melempar, indikasi ya molotov. Saya tidak berpikiran jauh lah, atau berpikiran negatif. Mungkin salah sasaran atau seperti apa," tutur Hilal.

Dari CCTV, diketahui peristiwa terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Terlihat ada dua orang mengendarai sepeda motor yang muncul dari arah Lapas Gobah, kemudian putar balik di depan rumah dinasnya.

Hilal juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Riau yang sudah memberikan atensi terhadap dirinya. Ia juga berterima kasih kepada Kapolresta dan Kapolsek Bukit Raya yang hadir langsung di TKP.

Hilal menyerah kasus itu ke kepolisian. "Kita menunggu siapa pelakunya, dan motifnya apa. Mudah-mudahan cepat terungkap," pungkas Hilal.(ckc)

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan