MENU TUTUP

Kodim 0212/TS Intensifkan Penertiban Tambang Emas Ilegal di Mandailing Natal

Senin, 03 November 2025 | 05:27:15 WIB
Kodim 0212/TS Intensifkan Penertiban Tambang Emas Ilegal di Mandailing Natal Sosialisasi sekaligus penertiban aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kabupaten Mandailing Natal

Mandailing Natal — Personel Komando Distrik Militer (Kodim) 0212/Tapanuli Selatan kembali turun ke lapangan melakukan sosialisasi sekaligus penertiban aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Minggu (2/11/2025).

Penertiban kali ini menyasar sejumlah titik yang selama ini diduga menjadi lokasi aktivitas tambang ilegal, seperti aliran Sungai Lubuk Larangan Desa Banjar Melayu, Desa Jambur Baru, dan Desa Sipogu di Kecamatan Batang Natal.

Sementara di Kecamatan Lingga Bayu, tim Kodim juga meninjau Desa Pulau Padang (M3) dan Desa Perbatasan yang kerap dilaporkan menjadi area aktivitas PETI.

Meskipun tidak ditemukan penambangan aktif saat peninjauan, petugas menemukan berbagai perlengkapan tambang seperti box, mesin dompeng, dan tenda yang masih tertinggal di lokasi. Seluruh peralatan tersebut langsung dimusnahkan dengan cara dibakar untuk mencegah digunakan kembali.

Komandan Kodim 0212/TS Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, S.E., M.M. menegaskan, kegiatan ini merupakan komitmen TNI dalam mendukung pemerintah daerah memberantas penambangan ilegal yang merusak lingkungan.

“Kami ingin masyarakat tidak lagi tergiur melakukan aktivitas tambang tanpa izin. Ini bentuk dukungan nyata Kodim 0212/TS terhadap program Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dalam pemberantasan PETI,” ujar Dandim.

Letkol Delli Yudha menambahkan, pengawasan dan sosialisasi akan terus dilakukan secara berkesinambungan, baik melalui pendekatan persuasif maupun penegakan aturan di lapangan.

“Kami berharap masyarakat menyadari dampak buruk PETI terhadap lingkungan dan kehidupan sosial. TNI akan terus hadir memastikan kegiatan ini tidak terjadi lagi,” tegasnya.

Upaya ini menjadi bagian dari sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mendorong masyarakat beralih ke kegiatan ekonomi yang legal dan berkelanjutan. (Lelek)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat